Breaking News:

Berita Semarang

Dukung Pembelajaran Tatap Muka, Dinkes Kota Semarang Targetkan Vaksinasi Pelajar Rampung September

Dinas Kesehatan Kota Semarang menargetkan, vaksinasi pelajar guna mendukung pembelajaran tatap muka rampung September.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Pelajar SMA Negeri 1 Semarang menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama dari tenaga kesehatan Pemerintah Kota Semarang di sekolah setempat, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang mengebut vaksinasi pelajar pekan depan. Mereka menargetkan, vaksinasi pelajar guna mendukung pembelajaran tatap muka itu rampung September.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam mengatakan, capaian vaksinasi pelajar saat ini hampir 30 persen atau sekitar 45 ribu, dari total sasaran 156 ribu pelajar.

"Mulai pekan ini, vaksinasi pelajar. Mudah-mudahan, kami selesaikan. Kalau pekan ini kami dapat vaksin yang sama, insyaallah, pekan depan (vaksinasi pelajar) selesai."

"Misalnya, pekan ini 50 ribu dosis, pekan depan dapat lagi 50 ribu dosis, khusus pelajar," terang Hakam, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Fahmi Minta Vaksinasi Pelajar Bisa Digelar Tiap Kelurahan, DKK Semarang: Baru Tercapai 15 Persen

Baca juga: Ikut Berbahagia, Kampung Jawi dan Desa Wisata Kandri Semarang Gondol Penghargaan TTA 2021

Baca juga: Bioskop di Kota Semarang Masih Tutup meski Izin Operasional Sudah Ada, Ini yang Menjadi Kendala

Baca juga: Taman MT Haryono Semarang Mulai Dibangun, CSR PT Cakrawala Sakti Kencana, Nilai Rp 792 Juta

Pekan ini, dia mengerahkan seluruh puskesmas untuk door to door ke setiap sekolah yang ada di wilayah kerja mereka untuk percepatan vaksinasi pelajar.

Selain itu, pukesmas juga melakukan vaksinasi di kelurahan, menyasar kelompok rentan yang belum disuntik vaksin.

Bahkan, ia sampai menggeser vaksinasi kedua Merdeka Candi yang semula dibebankan di 10 puskesmas ke Mal Tentrem, pada 2, 3, dan 6 September.

"Pekan ini, seluruh puskesmas melakukan vaksinasi di kelurahan. Jadi, suntikan dosis kedua kami jadikan satu di Mal Tentrem," ucapnya.

Hakam mengimbau orangtua pelajar agar bersabar menunggu jadwal vaksinasi bagi anak-anak mereka. Pasalnya, stok vaksin yang tersedia harus dibagi-bagi untuk kelompok yang lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri menambahkan, setiap hari, akan ada jadwal vaksinasi secara begiliran ke sekolah-sekolah.

Dia berharap, stok vaksin selalu tersedia sehingga vaksinasi pelajar bisa segera selesai.

"Setiap hari ada jadwalnya. Mudah-mudahan, vaksinnya tersedia terus," harapnya.

Baca juga: Selamat! Jadi Duta Wisata Karanganyar, Femas dan Gioknio Dinobatkan sebagai Putra Putri Lawu 2021

Baca juga: Sempat Unggah Bantahan Korupsi, Akun Instagram Bupati Banjarnegara Tiba-tiba Raib

Baca juga: Festival Cek Sound di Kutasari Purbalingga Dibubarkan, Sempat Kecoh Tim Satgas dengan Dalih Syukuran

Baca juga: Kemenhub Gelar Vaksinasi Covid Massal bagi Sopir Angkutan Umum di Banyumas, Tersedia 3000 Dosis

Meski belum seluruh pelajar divaksin, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta orangtua tidak khawatir terkait pembelajaran tatap muka (PTM) yang digelar sejak Senin pekan lalu.

Pihaknya masih menerapkan mix learning, yakni pembelajaran daring dan luring, sembari mengejar vaksinasi bagi pelajar.

"Belum semua masuk. Jadi, sifatnya mulai berani berkegiatan tatap muka dengan tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi dan protokol kesehatan yang sangat ketat," papar Hendi, sapaannya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved