Breaking News:

Berita Purbalingga

Tunjuk Kepala Bappelitbangda sebagai Plt Bakeuda, Bupati Purbalingga Langsung Beri Tugas Susun APBD

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menunjuk Siswanto SPt Msi sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan SK Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) kepada Siswanto di ruang kerja bupati, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menunjuk Siswanto SPt Msi sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Penunjukan ini dilakukan setelah pejabat terdahulu, Drs Subeno, purna tugas per 1 September 2021.

Siswanto merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).

"Agar kegiatan-kegiatan di Bakeuda bisa berjalan baik dan lancar, perlu ditunjuk pelaksana tugas Kepala Bakeuda," kata Tiwi, sapaan bupati, dalam rilis yang diterima, Kamis (2/9/2021).

Penunjukan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada Siswanto SPt MSi di ruang kerja bupati.

SK tersebut berlaku mulai 1 September sampai 30 November 2021 atau sampai dengan ditetapkan pejabat definitif atau pelaksana tugas lain.

Baca juga: Tak Kapok, Dua Residivis di Purbalingga Beraksi Lagi. Curi Toko Kelontong, Gondol Rokok dan Uang

Baca juga: Peringati Hari Jadi Ke-73, Polwan Purbalingga Nyatakan Dukung Percepatan Penanganan Covid

Baca juga: Ditemukan Tewas di Lereng Kebun, Petani Purbalingga Ini Diduga Jatuh saat Cabut Tunas Pohon Pisang

Baca juga: Perubahan APBD 2021 Disetujui, Pendapatan Kabupaten Purbalingga Rp 1,98 Triliun

Kepada Plt Kepala Bakeuda, Tiwi berpesan segera menindaklanjuti PR yang ada, yakni menyusun APBD Tahun 2022.

"Target kita ini, paling tidak, KUA (Kebijakan Umum APBD 2022) bulan September sudah diserahkan (ke DPRD) dan November, APBD 2022 sudah ditetapkan," ungkapnya.

Ia menambahkan, bulan Oktober juga diperkirakan sudah mendapatkan gambaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat sebagai bahan perhitungan postur APBD 2022.

Bupati juga berpesan, dalam penyusunan APBD 2022 tersebut, Bappelitbangda sekaligus Bakeuda harus berpikir keras karena ada alokasi anggaran baru untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan CPNS.

"Sementara, informasi yang didapatkan, kita tidak diimbangi dengan penambahan DAU. Jadi, kalau memang anggaran terbatas maka harus ada skala prioritas."

"Jadi, mulai dihitung, TAPD perlu rapat intensif sebelum paparan ke saya," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Mengaku Dukun dan Bisa Sembuhkan Penyakit, Tukang Pijat di Tegal Cabuli Remaja hingga Hamil

Baca juga: Masuk di Grup Neraka PON Papua, Ini yang Disiapkan Tim Sepak Bola Jateng

Baca juga: Belasan Orang Terjaring Razia Prokes di Kota Tegal, Sutiyoko: Kapok Didenda Rp 25 Ribu

Baca juga: Tak Kapok, Dua Residivis di Purbalingga Beraksi Lagi. Curi Toko Kelontong, Gondol Rokok dan Uang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved