Breaking News:

Berita Kriminal

Mengaku Dukun dan Bisa Sembuhkan Penyakit, Tukang Pijat di Tegal Cabuli Remaja hingga Hamil

Satreskrim Polres Tegal mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan Djaeni alias Zeni, terhadap korban berinial SA.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at saat menanyakan barang bukti kepada dukun cabul Djaeni alias Zeni, dalam gelar perkara di halaman Polres Tegal, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan Djaeni alias Zeni, terhadap korban berinial SA.

Akibat kejadian tersebut, saat ini, SA tengah hamil lima bulan.

Rilis kasus berlangsung di halaman Polres Tegal, Kamis (2/9/2021).

Perbuatan bejat tersebut, diakui Djaeni berlangsung sejak September 2020 sampai April 2021.

Sedangkan korban SA, mengalami aksi cabul sejak ia berusia 17 tahun sampai usia 18 tahun.

Untuk membujuk korban, Djaeni mengaku sebagai dukun yang mampu menyembuhkan penyakit dan memperlancar rejeki korban.

Namun, untuk bisa mewujudkan itu, Djaeni meminta syarat ritual berhubungan intim, layaknya suami isteri.

Aksi ini pun berlangsung lancar. Apalagi, Djaeni telah mengetahui, korban memang memiliki gangguan lambung dan liver.

Baca juga: Kapolres Tegal Kota Sambangi Rusunawa Tegalsari, Serahkan Bantuan Tabung Oksigen Hingga Sembako

Baca juga: Serbuan Vaksinasi Covid di Tegal Berlangsung hingga Kamis, Tersedia 30 Ribu Dosis Vaksin Sinovac

Baca juga: Bertahan Kurang dari Dua Hari, Bayi Kembar Siam di Tegal Akhirnya Meninggal

Baca juga: 15 Camat di Tegal Dinyatakan Langgar Prokes, Terancam Denda Masing-masing Rp 100 Ribu

Lantaran ingin sembuh, SA mengikuti keinginan Djaeni. Mereka melakukan hingga belasan kali hingga akhirnya SA hamil lima bulan.

"Awalnya, korban sempat menolak namun pelaku mengancam akan menyengsarakan keluarga korban. Selain itu, korban juga diiming-imingi jika bersedia berhubungan badan dengan pelaku maka akan mendapat pekerjaan yang menghasilkan banyak uang."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved