Penanganan Corona

Data BKD Karanganyar: Dana Penanganan dan Pencegahan Corona Baru Terserap 30 Persen

Total anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 72 miliar, tapi hingga Juli 2021 baru terserap 30 persen.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Kepala BKD Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Penyerapan anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar baru tercapai 30 persen.

Kepala BKD Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato menyampaikan, total anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 72 miliar.

Anggaran tersebut merupakan hasil refocusing 8 persen dari APBD Kabupaten Karanganyar TA 2021.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu di Karanganyar Mulai Dibuka, Kuota Per Hari 300 Pendaki Per Jalur

Baca juga: Kasus Aktif Terus Menurun di Karanganyar, Pasien OTG Mulai Tinggalkan Tempat Isolasi Terpusat

Baca juga: Toko Alat Pertanian di Karanganyar Kebumen Hangus Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 1 Miliar

Baca juga: Tukar Guling Tanah Kas Desa Wonorejo Karanganyar Akhirnya Dilakukan, Sempat Tertunda Dua Tahun

"Ada dua kelompok bagian besar, penanganan ekonomi daerah dan penanganan serta pencegahan Covid-19."

"Sampai saat ini dari Rp 72 miliar baru terserap 30 persen hingga Juli 2021," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (24/8/2021).

Adapun khusus untuk insentif nakes di bawah naungan DKK Karanganyar dialokasikan anggaran sebesar Rp 35 miliar.

Baik itu di Puskesmas maupun RSUD Karanganyar.

"Alokasi untuk nakes terserap sekira 60 persen."

"Sampai saat ini masih nakes yang serapannya paling tinggi," ucapnya.

Kurniadi menjelaskan, Pemkab Karanganyar akan tetap melanjutkan program yang telah direncanakan dari awal sembari melihat perkembangan selanjutnya terkait penanganan dan pencegahan Covid-19.

Lanjutnya, apakah dibutuhkan penambahan anggaran atau tidak pada APBD Perubahan 2021. 

"Saat perubahan (APBD) nanti masih dibutuhkan tambahan lagi atau tidak dari alokasi refocusing 8 persen," jelasnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: 7 Warga Panti Pamardi Raharjo Banjarnegara Sempat Positif Covid, Sembuh Berkat Obat Flu dan Vitamin

Baca juga: Kembali Viral setelah Sebut Menko Marves sebagai Menteri Penjahit, Bupati Banjarnegara Minta Maaf

Baca juga: Beli Handphone Pakai Uang Palsu, Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Sering Terjadi di Jalur Parakan-Kertek, Ini Kata Dishub Wonosobo

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved