Selasa, 12 Mei 2026

Berita Jateng

Gubernur Ganjar Ingatkan Uji Coba PTM Harus Seizin Pemprov: Tak Lapor, Kami Tutup

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, pelaksanaan PTM di wilayahnya harus mengantongi izin dan semata-mata uji coba.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
Istimewa
Ganjar Pranowo 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayahnya harus mengantongi izin dan semata-mata uji coba.

Hal ini menyusul adanya sekolah di daerah yang nekat menggelar PTM.

Ganjar mengatakan, PTM boleh dilakukan sebatas uji coba.

Pelaksanaannya pun mesti dilaporkan kepada dinas terkait. Sehingga, kontrol bisa dilakukan baik.

"Pertama, yang dibolehkan adalah uji coba. Dan ketika uji coba itu dilakukan, harus dilaporkan kepada kami. Kenapa ini penting? Karena, agar kita bisa melakukan kontrol," kata Ganjar, dalam rilisnya, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Diduga Beri Peringatan Soal Larangan PTM, Wali Kota Solo Tinggalkan Mobil Dinas di SMK 2 Batik

Baca juga: Bupati Batang Beri Sinyal Gelar PTM: Tapi Kalau Ada Guru dan Siswa Langgar Prokes, Kembali Daring

Baca juga: Semua Sekolah Sudah Siap Gelar PTM, Disdik Kota Semarang: Tinggal Tunggu Izin Pemprov Jateng

Baca juga: Disdik Kota Semarang Targetkan Buka PTM Paling Lambat September, Berlaku Jenang TK-SMP Negeri

Ganjar mengatakan, persyaratan semacam ini menjadi keharusan dalam situasi pandemi. Sehingga, langkah cepat bisa diambil jika terjadi sesuatu.

"Seandainya terjadi sesuatu maka kami bisa menyikapi itu secara cepat. Dan itu sudah ada kok ketentuannya, bagaimana peralatan, bagaimana cara mengajar, berapa rasio siswa, dan sebagainya," ujarnya.

Ganjar berharap, kabupaten/kota yang ingin melakukan PTM melakukan uji coba terlebih dahulu.

Pertimbangan epidemologis untuk menentukan sekolah mana yang bisa menggelar uji coba PTM juga penting.

"Harapan saya, kalau ada kabupaten/kota ingin melakukan uji coba tatap muka sebaiknya diambil sample-sample dulu. Pertimbangkan data epidemologis sehingga di area-area sekitar itu adalah area yang relatif aman karena ini anak-anak kita. Jangan sampai, nanti, kita salah melangkah kemudian mereka tertular, itu yang kita hindari," tegasnya.

Terkait adanya SMK di Solo yang nekat menggelar PTM, Ganjar dengan tegas melarang.

Apalagi, jika tidak lapor dan tanpa izin maka jika tetap nekat akan ditutup.

"Enggak, enggak boleh. Apalagi, kalau SMK dengan kewenangan kami dan biasanya mereka tidak izin, jangan melakukan dulu kalau tidak, kami tutup nanti. Kami minta untuk pulang semuanya," tegas Ganjar.

Ganjar kembali menegaskan, aturan pelaksanaan uji coba PTM sudah diketahui banyak pihak. Sebab, Jateng sudah pernah melakukan.

Sekolah yang nekat menggelat PTM justru akan membahayakan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved