Breaking News:

Berita Batang

Bupati Batang Beri Sinyal Gelar PTM: Tapi Kalau Ada Guru dan Siswa Langgar Prokes, Kembali Daring

Bupati Batang Wihaji memberi sinyal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang Wihaji, Senin (28/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji memberi sinyal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Wacana ini digulirkan setelah Batang masuk level 3 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Sesuai aturan, daerah atau kabupaten/kota yang masuk PPKM di level 3, sudah diperbolehkan PTM dengan syarat tertentu. Dan, Batang masuk PPKM level 3 sehingga anak-anak sekolah sudah bisa masuk untuk PTM," katanya, Minggu (15/8/2021).

"Tapi, secara teknisnya, nanti Dinas Pendidikan yang akan mengatur," imbuhnya.

Baca juga: Hadiri Acara Hajatan Sistem Lantaru Ketua KPU Batang, Bupati Wihaji: Bagus dan Bisa Dicontoh

Baca juga: Prioritaskan Masyarakat Umum, Pemkab Batang Belum Gelar Vaksinasi Covid Khusus Pelajar

Baca juga: Bupati Klaim Kasus Covid di Batang Turun Sejak PPKM Darurat, dari 70 Kasus Jadi 50 Kasus Harian

Baca juga: 14 Lokasi di Batang Ini Gelap Gulita saat Pukul 20.00-06.00 WIB, Imbas Pemadaman PJU selama PPKM

Wihaji mengatakan, berdasarkan evaluasi uji coba PTM yang telah digelar beberapa waktu lalu, sebelum penerapan PPKM, belum pernah terjadi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah tau klaster sekolah di Kabupaten Batang.

"Kami lakukan evaluasi saat PTM kemarin. Alhamdulillah, di Batang, tidak ditemukan klaster sekolah. Saya tegas jika memang ada guru atau siswa yang melanggar prokes, PTM dihentikan dan kembali daring," katanya.

Wihaji menambahkan, sejumlah pembatasan selama PTM akan dilakukan, di antaranya pembatasan jumlah siswa dan jarak duduk antar siswa 1,5 meter.

Sarana prasarana penunjang juga harus dilengkapi, sesuai protokol kesehatan.

"Sebelum PPKM, PTM yang sudah dilakukan, di kecamatan atau desa yang masuk zona hijau. Siswa masuk sekolah terus. Nanti, PTM selanjutnya, teknis akan kembali diatur Dindikbud," ujarnya. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 16 Agustus 2021: Rp 979.000 Per Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Senin 16 Agustus 2021: Hujan Diperkirakan Turun Siang hingga Malam

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Senin 16 Agustus 2021: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved