Breaking News:

Tribun Forum

Bupati Cilacap Ungkap Tantangan Terberat Tangani Covid: Bukan Luas Wilayah tapi Sebaran Hoaks

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, hoaks menjadi masalah terberat dalam penanganan kasus Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
tangkap layar Tribun Forum
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menjelaskan penanganan Covid-19 dalam acara Tribun Forum yang digelar Tribunjateng.com bertema Bangkitkan Ekonomi, secara virtual, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, hoaks menjadi masalah terberat dalam penanganan kasus Covid-19 di wilayahnya. Kabar bohong membuat warga Cilacap enggan menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Tatto dalam acara Tribun Forum, Tribunjateng.com, yang digelar secara virtual, Kamis (19/8/2021).

Acara bertema Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi ini menghadirkan sejumlah pembicara. Selain Tatto, ada pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Pekalongan Afsan Arsian Djunaid, dan Bupati Demak Hj Eisti Anah.

Juga, Rektor Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Dr Ferdinand Hindiarto, Direktur Sidomuncul Irwan Hidayat, Plt Pimpinan BIN Kantor Wilayah 5 Semarang, dan owner Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat Teguh Sutrisno.

Tatto menceritakan, luas wilayah Cilacap bukan kendala mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Pertamina RU IV CIlacap Pecahkan Rekor Muri, Tanam 76 Jenis Pohon Endemik dari Nusakambangan

Baca juga: Kebakaran di Tempat Karaoke di Karangjati Cilacap, Kepulan Asap Bersumber dari Ruangan Nomor 5

Baca juga: Tempat Pengolahan Sampah RDF Cilacap Menunjukkan Hasil, Sediakan Bahan Bakar untuk Pabrik Semen

Baca juga: PT KCI Siap Bangun Kawasan Industri Cilacap Senilai Rp 57,8 Triliun, Bakal Serap 5000 Tenaga Kerja

Tetapi, mengedukasi masyarakat agar dapat beradaptasi dengan lingkungan yang menjadi tantangan.

"Mereka (masyarakat) banyak termakan hoaks, tidak pakai masker, cuci tangan, dan sebagainya," jelas Tatto.

Tatto mengatakan, kondisi Covid-19 di Cilacap saat ini sudah turun hampir 50 persen lebih, sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Bupati yang suka berolahraga jalan kaki 10 kilometer setiap hari ini mengatakan, tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) tinggal 25 persen.

Dia berharap, kasus Covid-19 di Cilacap cepat turun. Apalagi, pihaknya melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) yang diterjunkan ke 24 kecamatan untuk membantu penanganannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved