MotoGP 2021

Vinales Minta Maaf ke Yamaha, Akui Emosi Meledak akibat Penampilan Tak Kompetitif di MotoGP Styria

Maverick Vinales meminta maaf kepada Yamaha atas insiden geber motor di MotoGP Styria, Minggu (8/8/2021).

Editor: rika irawati
AFP/JOE KLAMAR
Pebalap Yamaha Maverick Vinales menjajal sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Austria, di MotoGP Styria, Jumat (6/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Maverick Vinales meminta maaf kepada Yamaha atas insiden geber motor di MotoGP Styria, Minggu (8/8/2021). Akibat kejadian tersebut, Vinales dicoret Yamaha di MotoGP Austria, hari ini (15/8/2021).

Sanksi itu diberikan Yamaha kepada pembalap Monster Energy Yamaha setelah Vinales sengaja mengendarai motor dengan cara tak normal saat balapan MotoGP Styria.

Melalui pernyataan resminya, Kamis (12/8/2021), Yamaha menegaskan hal itu berpotensi merusak mesin motor dan bisa membahayakan diri Vinales serta pebalap lain.

Setelah sanksi dikeluarkan, Vinales akhirnya mengakui kesalahan dan telah meminta maaf kepada Yamaha.

Pebalap asal Spanyol itu mengaku sangat frustrasi akibat penampilannya yang tak kompetitif di MotoGP Styria.

Baca juga: Yamaha Coret Vinales dari MotoGP, Buntut Motor Mogok di Sirkuit Red Bull Ring

Baca juga: Tak Ganti Ban meski Hujan, Pembalap Red Bull KTM Brad Binder Sukses Naik Podium MotoGP Austria

Baca juga: Valentino Rossi Gantung Helm, Pensiun Mulai MotoGP Musim Depan

Baca juga: Buktikan Masih Raja MotoGP Jerman, Marquez Kembali Naik Podium dan Raih Poin Penuh

Vinales sejatinya mengawali balapan dengan apik pada MotoGP Styria yang juga bergulir di Red Bull Ring, Minggu (8/8/2021).

Start dari posisi kesembilan, Vinales berhasil melesat hingga urutan kelima.

Namun, momentum tersebut tak bertahan lama karena balapan dihentikan usai tabrakan motor Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori.

Nasib sial menghampiri Vinales saat restart balapan. Motornya tiba-tiba tidak hidup alias mogok, tepat sebelum sesi warm up dimulai.

Dia akhirnya gagal start di posisi awal di grid dan harus memulai balapan kedua dari pit lane.

"Saya melalui momen-momen yang membuat frustrasi. Saya terus merasakannya dan tidak tahu bagaimana mengatasi (saat balapan)," kata Maverick Vinales dilansir Kompas.com dari Crash.

"Emosi saya benar-benar meledak. Saya minta maaf kepada Yamaha, saya membalap dengan tidak benar di lap terakhir. Saya sangat sedih. Saya tidak ingin membahayakan pebalap lain," tutur Maverick Vinales melanjutkan.

Sementara itu, beredar rumor bahwa MotoGP Styria menjadi balapan terakhir Maverick Vinales bersama Yamaha.

Masih melansir Crash, Yamaha dikabarkan tengah mempertimbangkan pebalap penguji Cal Crutchlow untuk menggantikan Maverick Vinales di tim pabrikan pada sisa musim ini.

Baca juga: Pemasok Susu di Kulon Progo Tipu Pelanggan, Tawarkan Jasa Urus Umrah dan Wisata Religi ke Yerusalem

Baca juga: Orang yang Sudah Vaksin Dua Kali Masih Bisa Terinfeksi Covid, Begini Penjelasan WHO

Baca juga: 2 Pengemudi Taksi Daring di Magelang Bobol Mesin ATM, Hasilnya Langsung untuk Beli Mobil BMW

Baca juga: Dua Pencuri Dump Truk di Banyumas Diringkus, Bawa Kabur Kendaraan setelah Pecah Kaca dan Rusak Kunci

Vinales sendiri sudah bertekad meninggalkan tim pada akhir musim 2021.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved