Berita Kriminal

2 Pengemudi Taksi Daring di Magelang Bobol Mesin ATM, Hasilnya Langsung untuk Beli Mobil BMW

Polres Magelang dan Jatanras Polda Jawa Tengah, menangkap dua pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di dalam minimarket di Mertoyudan.

Editor: rika irawati
TribunMadura.com/Kolase dari Foto Istimewa dan Wikipedia
Ilustrasi aksi pencurian dan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Satuan Reserse Kriminal Polres Magelang dan Jatanras Polda Jawa Tengah, menangkap dua pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di dalam minimarket di Jalan Sarwo Edhie Wibowo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (14/8/2021).

Namun, belum ada 24 jam beraksi, keduanya telah membelanjakan uang Rp 470 juta yang didapat untuk membeli mobil BMW, baju, serta membayar utang.

Dua pelaku yang ditangkap adalah RA (35), warga Piyungan, Kabupaten Bantul, dan ARW (26), warga Ngaglik, Kabupaten Sleman. Keduanya merupakan sopir taksi online.

Kepada polisi, ARW mengaku telah membobol ATM di dalam minimarket dan berhasil menggondol uang sebanyak Rp 470 juta, Jumat (13/8/2021).

Uang itu kemudian dibagi dengan kawannya, RA, yang ikut membantunya membobol ATM.

Baca juga: Hujan Abu Landa 7 Desa/Kelurahan di Kabupaten Magelang setelah Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas

Baca juga: Hanya Tersisa Kota Magelang, Wilayah PPKM Level IV di Jateng, Ganjar: Lainnya Jangan Lengah

Baca juga: Mereka Kompak Jawab Tidak Enak, Pasien Asal Magelang Ini Awalnya Tak Percaya Covid-19

Baca juga: Lansia Mangunsari Magelang Dijemput Odong-odong ke Lokasi Vaksinasi Covid, Kades: Biar Lebih Santai

ARW mengaku telah menggunakan uang tersebut untuk membeli mobil dan belanja pakaian.

"Uangnya sudah saya pakai beli mobil BMW, harga Rp 90 juta," kata ARW saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Minggu (15/8/2021).

Begitu juga dengan RA. Uang ratusan juta hasil curiannya sudah dipakai untuk melunasi utang.

"Membobol ATM karena kepepet. Karena (ATM) mungkin uangnya banyak. Kami belajar dari YouTube sekitar sebulanan ini. Uangnya sudah buat bayar utang hampir Rp 180 juta," ujarnya.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba menerangkan, dua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu membobol ATM Bank Mandiri di Kecamatan Mertoyudan, Jumat pagi.

Polisi menerima laporan salah satu karyawan minimarket yang mendapati ATM sudah rusak dan kondisi minimarket berantakan.

Karyawan itu juga mencium kabel terbakar saat masuk minimarket.

Ronald berujar, hasil pemeriksaan, mereka masuk minimarket lewat cara memanjat atap samping, kemudian menjebol plafon.

"Dua tersangka ini beraksi saat minimarket tutup. Kemudian, memutus semua tv, bahkan lensa-lensa kamera CCTV dicat pakai pilok (cat semprot) warna hitam dengan tujuan agar tidak terindentifikasi siapa pelakunya," terang Ronald.

Baca juga: Tak Ganti Ban meski Hujan, Pembalap Red Bull KTM Brad Binder Sukses Naik Podium MotoGP Austria

Baca juga: Dua Pencuri Dump Truk di Banyumas Diringkus, Bawa Kabur Kendaraan setelah Pecah Kaca dan Rusak Kunci

Baca juga: Bupati Purbalingga Pastikan Perayaan HUT RI Sederhana: Tak Ada Lomba dan Syukuran Doa Bersama

Baca juga: Seniman Paundra Mengenang Pesan dan Sosok KGPAA Mangkunegara IX sebagai Ayah yang Humoris

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved