Breaking News:

Penanganan Corona

Lansia Mangunsari Magelang Dijemput Odong-odong ke Lokasi Vaksinasi Covid, Kades: Biar Lebih Santai

Pemerintah Desa Mangungsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, memiliki cara unik mengajak lansia di wilayah tersebut agar tak takut divaksin.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
ILUSTRASI. Petugas kesehatan melakukan vaksinasi terhadap lansia di Masjid Purin Desa Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Pemerintah Desa Mangungsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, memiliki cara unik mengajak lansia di wilayah tersebut agar tak takut divaksin Covid-19.

Selain menyediakan kereta wisata atau odong-odong sebagai alat transportasi antar jemput, juga meminta petugas vaksinasi memakai kostum tema wayang.

"Lansia yang tidak bisa naik motor atau tidak ada kendaraan untuk mengantar, kami memfasilitasi itu. Kami mendukung sepenuhnya vaksin untuk lansia," kata Kepala Desa Mangunsari Puas Siswa Widada kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Bantu Pemulihan Warga Pasca Banjir, Empat Delegasi Untidar Magelang di NTT, Mereka Lakukan Ini

Baca juga: Borobudur Marathon di Magelang Kembali Digelar Tahun Ini, Berikut Masukan Gubernur Ganjar

Baca juga: Hilang 4 Hari, Pencari Kayu Bakar asal Magelang di Gunung Merbabu Ditemukan Lemas di Lereng Merapi

Baca juga: Diduga Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Tewas saat Perjalanan Menuju Pos 6

Puas berujar, lansia menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19 karena rentan tertular virus SARS-CoV-2.

Di desanya, ada 430 orang lansia yang menjadi sasaran vaksin.

Kereta wisata itu secara bergantian menjemput dan mengantar lansia di empat dusun di Desa Mangunsari.

Fasilitas ini, selain untuk memudahkan akses lansia, juga bermaksud memberikan suasana santai kepada lansia yang akan divaksin.

Bahkan, petugas pendaftaran sengaja memakai kostum wayang Gareng dan Bagong, sebagai hiburan.

Menurut Puas, tidak jarang, lansia takut hingga stres, sebelum divaksin. Tentu saja, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan lansia itu sendiri.

Sebelumnya, petugas bantuan kesehatan Puskesmas Sawangan telah mendata lansia, termasuk memeriksa tensi darah agar mereka dapat divaksin.

"Ada lansia yang tensinya 200. Ternyata, setelah datang ketemu Gareng, geguyon dan dijemput odong-odong, terus (tensinya) turun dan akhirnya bisa divaksin," ungkapnya.

Baca juga: Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unhan: Mega Dinilai Sukses Selesaikan Konflik Sosial

Baca juga: Pemkab Kudus Hentikan Pengiriman Warga Positif Covid ke Asrama Haji Donohudan, Jumlah Bed Menipis

Baca juga: Teken Kontrak, Pelaksana Proyek Siap Bangun dan Perbaiki 17 Jalan serta Jembatan di Kebumen

Baca juga: Pulang Jagong dari Kudus, 8 Warga Paranggupito Wonogiri Positif Covid-19

Terpisah, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo menjelaskan, sasaran vaksin lansia tahap satu di Kabupaten Magelang mencapai 47.581 orang dan tahap dua 15.603 orang.

Sampai saat ini, program vaksinasi untuk lansia sudah tercapai 42,27 persen untuk tahap satu dan 13,86 persen tahap dua.

Dwi mangatakan, vaksinasi bagi lansia merupakan prioritas sehingga pihaknya memastikan, pelayanan, khususnya mobilisasi lansia, dapat terpenuhi.

Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang mendorong pemerintah desa untuk berinisiatif menyediakan fasilitas sesuai kemampuan dan karakter di desa masing-masing.

"Metodenya, masing-masing berbeda karena karakter lansia di setiap daerah juga berbeda. Ada yang tidak perlu dioyak-oyak (dikejar) sudah datang, ada juga petugas yang memanfaatkan kereta wisata untuk menjemput dan mengantar lansia. Apapun bentuknya, yang penting, bisa memotivasi lansia agar mau divaksin," papar Dwi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Magelang, Lansia yang Akan Divaksin Covid-19 Dijemput Mobil Odong-odong".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved