Berita Ekonomi Bisnis

OJK Tegal Sebut 90 Persen Pengaduan Kaitannya Pinjol Ilegal, Ini Imbauan Ludy Arlianto

OJK: Kasus investasi dan pinjol ilegal cukup menjadi isu yang masif di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kepala Kantor OJK Tegal, Ludy Arlianto. 

Artinya masih banyak masyarakat yang masih awam.

"Jadi memang cukup menjadi isu yang masif di wilayah OJK Tegal."

"Karena itu kami selalu melakukan sosialisasi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (12/8/2021). 

Ludy mengimbau, masyarakat tetap waspada dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming imbal hasil tinggi.

Dia menilai, banyak penawaran investasi ilegal terutama melalui media sosial yang menawarkan keuntungan tidak wajar. 

Oleh karena itu, menurut Ludy, masyarakat harus pastikan legal dan logisnya atau 2L. 

Ia pun mempersilahkan masyarakat untuk berkonsultasi dengan OJK melalui nomor telepon 021-157 atau Whatsapp 081157157157.

"Sebelum berinvestasi perhatikan 2L, legal, dan logis."

"Cek legalitas investasi yang ditawarkan, apakah perusahaan tempat berinvestasi memiliki izin dari otoritas yang berwenang atau tidak," jelasnya. (*)

Baca juga: Bahas Perubahan APBD 2021, Bupati Kudus Pastikan Tak Ada Anggaran untuk Persiku dan Aspirasi DPRD

Baca juga: Kembali Ditemukan, Tempat Karaoke Terjaring Operasi Yustisi di Pati, Tidak Patuh Aturan PPKM

Baca juga: Warga Isoman Kota Semarang Terus Menurun Jumlahnya, Data Terkini Cuma 71 Orang

Baca juga: Perawatan Medis Ketua MUI Dipindah ke Surabaya, RSUD Salatiga: Atas Permintaan Keluarga

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved