Berita Kudus

Bahas Perubahan APBD 2021, Bupati Kudus Pastikan Tak Ada Anggaran untuk Persiku dan Aspirasi DPRD

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan tidak memberikan dukungan anggaran untuk Persiku Kudus pada perubahan APBD 2021.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus HM Hartopo, saat ditemui wartawan di Pemkab Kudus, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan tidak memberikan dukungan anggaran untuk Persiku Kudus pada perubahan APBD 2021.

Hal ini disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo dalam audiensi dengan Persiku Kudus, Kamis (12/8/2021).

Pasalnya, saat ini, perubahan APBD 2021 difokuskan untuk penanganan Covid-19.

"Terkait pendanaan, belum bisa ngomong karena perubahan ini belum ada anggaran sama sekali," ujar dia, di sela audiensi.

Baca juga: Manajemen Resmi Umumkan Cucun Sulistyo Sebagai Pelatih Persiku Kudus

Baca juga: Persiku Kudus Cari Pemain Berusia 18-22 Tahun, Pendaftaran Dibuka hingga 11 Agustus 2021

Baca juga: Calon Destinasi Wisata, Ditemukan 15 Gua Peninggalan Jepang di Bukit Cangkraman Patiayam Kudus

Baca juga: DKK Kudus Waspadai KIPI Astrazeneca, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Seusai Vaksin

Tidak hanya anggaran untuk Persiku‎ Kudus, alokasi anggaran untuk dana aspirasi bagi anggota dewan juga tidak ada.

"Pemerintah daerah akan mendukung semua tetapi untuk anggaran, ini yang masih dicari," ucapnya.

Kendati demikian, Hartopo berharap, olahraga di Kabupaten Kudus tidak mati suri meski tidak ada dukungan anggaran.

Termasuk, memberikan kesempatan bagi pemain lokal untuk ikut dalam pertandingan Liga 3 Jawa Tengah.

Sehingga, tidak menjadi Persiku yang instan dan hanya mengandalkan pemain-pemain dari luar kota.

‎"Persiku dulu ingin instan, banyak pemain dari luar. Dengan mengambil pemain dari luar, belum tentu kuat betul. Pemain lokal yang harus diberdayakan betul,‎" ucapnya.

Hartopo juga ‎berpesan agar pelaksanaan seleksi pemain yang berlangsung juga taat protokol kesehatan (prokes).

Dia mengapresiasi rencana setiap calon pemain yang ‎menjalani rapid test antigen untuk mencegah penularan.

"‎Saya juga minta agar tidak ada kerumunan penonton selama pelaksanaan seleksi," ujar dia.

Baca juga: 101 Difabel di Patikraja Banyumas Ikuti Vaksinasi Covid, Dinkes: Pasokan Vaksin Lancar

Baca juga: Minta Masyarakat Ikut Awasi, KPK Janji segera Rilis Tersangka Dugaan Korupsi di Banjarnegara

Baca juga: Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar Kecelakaan di Tol Salatiga, Dirawat di RSUD Salatiga

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 12 Agustus 2021: Rp 962.000 Per Gram

Sementara itu, ‎Manajer Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah menyampaikan, manajemen akan tetap maju meskipun tidak ada dukungan anggaran pemerintah.

"Kami tetap akan maju dengan mengumpulkan sponsorship dan donatur eksternal," kata dia.

Menurut dia, target utama pada tahun pertama dan kedua menjadi tim yang disegani. Setelah itu, Persiku Kudus diharapkan bisa naik tahta.

"Setelah tim siap dalam dua tahun, waktu yang cukup singkat ini. Selanjutnya, bisa tinggal landas ke Liga 2," kata dia. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved