Breaking News:

Dugaan Korupsi Banjarnegara

Minta Masyarakat Ikut Awasi, KPK Janji segera Rilis Tersangka Dugaan Korupsi di Banjarnegara

KPK berjanji segera mengungkap tersangka, alat bukti, serta detail konstruksi kasus dugaan korupsi dan gratifikasi di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Petugas keamanan bersenjata laras panjang berjaga di depan PT Sambas Wijaya di Desa Penaruban, Purbalingga, Rabu (11/8/2021). Mereka mengamankan lokasi saat penyidik KPK menggeledah perusahaan tersebut terkait dugaan korupsi proyek di Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji segera mengungkap tersangka, alat bukti, serta detail konstruksi kasus dugaan korupsi dan gratifikasi di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Setidaknya, ada enam lokasi yang disambangi penyidik KPK, Senin (9/8/2021) hinga Rabu (11/8/2021), untuk mengamankan berbagai barang bukti.

"Setiap perkembangan informasi terkait penanganan perkara ini akan kami informasikan lebih lanjut dan perlunya dukungan partisipasi masyarakat untuk aktif turut mengawasi setiap prosesnya," janji Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Geledah Kantor DPUPR Banjarnegara, KPK: Terkait Dugaan Korupsi dan Gratifikasi Proyek 2017-2018

Baca juga: Penyidik KPK Geledah Rumah Orang Terdekat Bupati Banjarnegara, Sita 10 Sertifikat Tanah

Baca juga: Rumah Dua Orang Dekat Bupati Banjarnegara Juga Didatangi Tim KPK

Baca juga: Budhi Sarwono Tanggapi Dugaan Korupsi DPUPR Banjarnegara: Nanti Pada Saatnya Saya Akan Bicara

Hingga Rabu, KPK memang belum mengungkap kronologi serta pihak yang terkait dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan, atau persewaan pada Dinas PUPR Banjarnegara tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK, informasi mengenai konstruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan setelah adanya upaya paksa, baik penangkapan maupun penahanan.

"Mengenai kronologis kasus dan pihak-pihak yang dijadikan tersangka, KPK belum dapat mengumumkannya dan akan dilakukan saat penangkapan dan atau penahanan terhadap tersangka," kata Fikri.

Namun, penyidik KPK telah mengeledah sejumlah lokasi untuk mengamankan alat bukdi.

Pada Senin, mereka mendatangi Dinas PUPR Pemerintah Daerah Banjarnegara dan kantor PT Bumirejo.

Sementara, Selasa (10/8/2021), mereka menggeledah tiga lokasi di Banjarnegara.

Penggeledahan tersebut dilakukan di Rumah Dinas Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, di Jalan Dipayuda Kelurahan Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved