Berita Ekonomi Bisnis

OJK Tegal Sebut 90 Persen Pengaduan Kaitannya Pinjol Ilegal, Ini Imbauan Ludy Arlianto

OJK: Kasus investasi dan pinjol ilegal cukup menjadi isu yang masif di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kepala Kantor OJK Tegal, Ludy Arlianto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Satgas Waspada Investasi (SWI) bersama Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Regional 3 Jateng-DIY menggelar forum group discussion (FGD) secara virtual, Kamis (12/8/2021). 

Termasuk ikut serta OJK Tegal, OJK Surakarta, OJK DIY, dan OJK Purwokerto.

Diskusi tersebut bertema waspada terhadap investasi dan pinjaman online (pinjol) ilegal.  

Masyarakat diajak untuk lebih berhati-hati terhadap investasi dan pinjol ilegal yang marak. 

Baca juga: Resmi Hari Ini, AKBP Rahmad Hidayat Jabat Kapolres Tegal Kota, Sebelumnya di Salatiga

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Tegal Mulai Digelar, Begini Suasana Hari Pertama di SMPN 1 Slawi

Baca juga: Kisah Pilu Si Pengayuh Becak di Tegal, Saad Menumpang di Kios Karena Diusir Anak, Begini Ceritanya

Baca juga: Terungkap Fakta Kisah Viral Tukang Becak di Tegal, NK: Semua Ceritanya Berbeda 180 Derajat

Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIY, Aman Santosa mengatakan, pemberantasan investasi dan pinjol ilegal memang sedang menjadi fokus SWI dan OJK

Hal itu untuk melindungi masyarakat. 

Dia mengatakan, masyarakat memang perlu mendapatkan edukasi tentang produk keuangan.

Khususnya agar lebih mengetahui produk investasi keuangan yang legal. 

“Edukasi kami rasa sangat penting mengingat berdasarkan survei OJK 2019, tingkat literasi keuangan yang merupakan indeks level pengetahuan masyarakat terhadap jenis produk keuangan di Jawa Tengah tergolong masih rendah yakni sebesar 47,38 persen," katanya. 

Sementara Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto mengatakan, kasus investasi dan pinjol ilegal cukup menjadi isu yang masif di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

Pada periode Januari- Agustus 2021, pihaknya mencatat sekira 59 pengaduan.

Tapi 90 persen pengaduan masyarakat lebih ke arah pinjaman online ilegal

Ludy mengatakan, pihaknya beberapa kali melakukan sosialisasi di perkampungan-perkampungan. 

Isu tersebut memang yang paling banyak ditanyakan oleh masyarakat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved