Berita Kebumen
Kronologi Warga Kebumen Ditipu Pegawai Dinsos Gadungan: Diajak ke Dapur, Dijanjikan Uang-Cincin Emas
Masyarakat mesti waspada saat menerima tamu orang tak dikenal. Jangan sampai, pengalaman Elies, warga Desa Jemur, Kecamatan Kebumen, terulang.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
Mereka mengajak Elies ke ruang depan kembali untuk sesi foto bersama.
Foto itu diakui mereka untuk laporan kantor. Mereka pun lantas pamit pulang dan berjanji kembali, Rabu pekan depan.
Mereka akan kembali dengan membawa bantuan yang dijanjikan, yakni uang tunai dan sembako.
Ketiganya masuk ke mobil dan memacunya hingga lepas dari pandangan. Sampai perpisahan itu, Elies belum curiga.
Baca juga: Persiku Kudus Cari Pemain Berusia 18-22 Tahun, Pendaftaran Dibuka hingga 11 Agustus 2021
Baca juga: Pemkab Sragen Mulai Belanja Invermectin untuk Covid, Diprioritaskan bagi Warga yang Menjalani Isoman
Baca juga: Cerita Pendaki Gunung Ungaran Semarang yang Sempat Tersesat: Lewat Lima Jalur Selalu Berujung Jurang
Baca juga: Lagi! Biaya Pemakaman Jenazah Pasien Covid di Kota Semarang Capai Rp 11,5 Juta: Kami Harus Utang
Sekitar setengah jam kemudian, Elies pergi ke warung untuk berbelanja. Namun, ia kaget, saat membuka dompet, isinya telah raib.
Ia kemudian pulang dan lari ke kamar untuk mengecek dompet yang lain.
Benar saja, uang di dompet yang lain ikut hilang. Ia kehilangan uang sekitar Rp 1,5 juta di dua dompetnya itu.
"Pas buka dompet, uangnya gak ada sama sekali," katanya.
Elies pun tersadar telah menjadi korban penipuan. Tamu yang mengaku pegawai Dinsos dan menjanjikan bantuan diduga sebagai pelaku kejahatan itu.
Dia menduga, pencurian terjadi saat dia diajak ke ruang belakang untuk diwawancarai. Ternyata, itu hanya modus agar satu di antara mereka bisa menggasak barang berharga di rumah.
Meski kehilangan sejumlah uang, Elies tetap bersyukur karena nyawanya selamat. Mereka hanya mengambil barang berharganya, tanpa sedikitpun melukai tubuhnya.
"Saya bersyukur, saya selamat. Mereka mengambil dengan cara halus," katanya.
Elies berharap, kejadian yang menimpanya bisa menjadi pelajaran berharga bagi warga lain.
Masyarakat agar berhati-hati menerima tamu tak dikenal. (*)