Breaking News:

Berita Banyumas

Kebutuhan Melonjak, Setiap Konsumen di Apotek Purwokerto Hanya Boleh Membeli 1 Oksigen Portabel

Permintaan tabung oksigen di sejumlah apotek di Purwokerto Banyumas meningkat seiring tingginya angka kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
ILUSTRASI. Murtopo sedang menyiapkan tabung oksigen untuk dikirim ke rumah sakit dari agen miliknya di Jalan Karang Kepoh I, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Permintaan tabung oksigen di sejumlah apotek di Purwokerto Banyumas meningkat seiring tingginya angka kasus Covid-19 di wilayah tersebut. Ini membuat harga tabung oksigen ikut melambung, bahkan stoknya terbatas.

"Setiap hari, ada sekitar 10 orang yang telepon mencari oksigen," ujar pengelola Apotek Samudra Farma Purwokerto yang juga Humas Ikatan Apotek Indonesia (IAI) Banyumas, Yoga Bagus Wicaksana, kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Stok Sejumlah Merek Vitamin di Purwokerto Banyumas Langka, Apoteker: Warga Fanatik Produk Tertentu

Baca juga: Sempat Nangis saat akan Divaksin Covid, Napi Lapas Purwokerto Banyumas: Ternyata Cuma Sakit Sedikit

Baca juga: Selamat! Aplikasi PSC 119 Banyumas Raih 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

Baca juga: Berikut Data Update Kasus Corona di Banyumas, Sadiyanto: Pasien Meninggal Masih Banyak

Yoga mengatakan, permintaan tabung oksigen terjadi pada beragam jenis, mulai dari berukuran satu meter kubik hingga portabel.

Untuk harga oksigen portable, saat ini, berada pada kisaran Rp 350 ribu. Padahal, sebelumnya, satu tabung oksigen portabel dibanderol Rp 40 ribu.

Ia mengatakan, lantaran permintaan oksiten tinggi, stok di apotek pun terbatas.

Bahkan, pihak distributor membatasi pembelian. Setiap apotek hanya boleh mengambil 5 atau 6 oksigen portable.

Tiba di apotek, pembelian akhirnya juga dibatasi. Setiap pembeli hanya boleh memesan satu oksigen porabel.

Sementara, untuk tabung ukuran satu meter, Yoga mengatakan, harganya masih fluktuatif.

"Sekarang, lagi puncak-puncaknya. Kalau lagi ketemu harga murah, itu Rp 5,5 juta untuk ukuran 1 meter kubik," katanya.

Baca juga: Donor Plasma Konvalesen di Jateng Masih Rendah, Gus Yasin: Covid Masih Dianggap Aib

Baca juga: PPKM Level 4 di Semarang Diperpanjang, Wali Kota Hendi: Aturan Pembatasan Masih Sama

Baca juga: Ini Temuan Gubernur Ganjar Terkait Data Vaksinasi Covid Daerah dan Pusat yang Tak Sama

Baca juga: Anak 1,5 Tahun di Sragen Meninggal akibat Covid. Sebelumnya Alami Batuk Pilek dan Demam 2 Pekan

Padahal, sebelumnya, harga tabung oksigen yang sama di kisaran Rp 650 ribu-Rp 800 ribu.

Yoga mengatakan, harga tersebut melonjak mulai Juni dan Juli, saat kasus Covid meledak.

Sementara, untuk regulator, dibanderol sRp 1 juta dari harga sebelumnya sekitar 150 ribu. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved