Breaking News:

Teror Virus Corona

Anak 1,5 Tahun di Sragen Meninggal akibat Covid. Sebelumnya Alami Batuk Pilek dan Demam 2 Pekan

Anak berumur 1,5 tahun di Sragen, meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Kejadian ini menjadi kasus pertama anak di Sragen.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
ILUSTRASI. Beberapa Relawan Semarang Hebat sedang menjalankan tugasnya, memakamkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia di TPU Candisari Kota Semarang, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Anak berumur 1,5 tahun di Sragen, meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Kejadian ini menjadi kasus pertama yang terjadi pada anak-anak di Sragen.

Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto usai mengikuti rapat koordinasi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo via zoom meeting.

Dia mengatakan, bayi perempuan tersebut ialah Arsyila Darda Nugraha, anak kedua dari pasangan Priyanto Dwi Nugroho (43) dan Dewi Rahayu (32).

Arsyila meninggal dunia, Kamis (29/7/2021) sore.

Baca juga: Pulang Karantina dari Technopark Sragen, Bocah Ini Diajak Ziarah. Orangtua Meninggal Akibat Covid-19

Baca juga: Kades Jenar Sragen Berulah Lagi: Ngamuk di Acara Hajatan yang Dibubarkan Satgas, Berakhir Minta Maaf

Baca juga: Minat Donor Plasma Konvalesen di Sragen Rendah, PMI: Kadang, Warga Masih Trauma Jalani Perawatan

Baca juga: Sasar Janda Kaya, Warga Sumberlawang Sragen Gasak Tiga Mobil Lewat Cara Tebar Janji Nikah Siri

Dan dikuburkan malam harinya di area pemakaman dekat rumah duka di Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

"Balita yang meninggal ya baru satu ini (Arsyila) di Bedoro, Sambungmacan," kata Hargi, sapaan akrabnya, Senin (2/8/2021).

Ditanyai lebih spesifik berapa anak-anak di Sragen yang terkonfirmasi Covid-19, Hargi mengaku belum merinci dalam batasan umur. Pihaknya hanya membagi dalam kelompok umur di bawah 18 tahun.

"Data usia berapa berapa anak-anak yang terkonfirmasi, belum ada karena pembagian kami, anak-anak itu dibawah 18 tahun jadi bukan per umur," lanjut Hargi.

Sementara itu, untuk anak-anak yang terkonfirmasi dibawah usai 18, Hargi menyampaikan, ada sebanyak 500-an anak-anak.

Sebelum meninggal, Arsyila mengalami batuk pilek dan demam selama dua pekan. Orangtua korban sudah melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis anak sebanyak tiga kali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved