Breaking News:

PSIS Semarang

Ingin Punya Training Center Lengkap, PSIS Cari Lahan 2 Hektare di Semarang Atas

Komisaris PSIS Semarang Junianto mencari lahan seluas dua hektar untuk lapangan baru PSIS.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
PSIS SEMARANG
ILUSTRASI. Aksi winger PSIS Semarang Komarodin saat menghadapi pemain Persekat Tegal di laga uji coba tertutup di Stadion Citarum Semarang, Selasa (22/6/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Komisaris PSIS Semarang Junianto mencari lahan seluas dua hektar untuk lapangan baru PSIS.

Keinginannya menyediakan tempat latihan bagi PSIS Semarang itu disampaikan lewat unggahan di akun media sosialnya di Instagram.

Junianto berharap, lokasi baru itu berada di Kota Semarang bagian atas.

Saat dikonfirmasi, Junianto mengatakan, lapangan baru nanti akan menjadi pusat pelatihan yang terpadu.

Saat ini, pihaknya tengah membangun lokasi training center PSIS namun hanya berkapasitas satu lapangan.

Baca juga: Silakan Ditawarkan, PSIS Cari Lahan Dua Hektare di Wilayah Semarang Atas, Junianto: Cocok Deal

Baca juga: Kompetisi Liga 1 Direncanakan Dimulai 20 Agustus, GM PSIS Semarang: Terlalu Dipaksakan

Baca juga: Joko Ribowo Kiper PSIS Semarang: Keadaan Ekonomi Terguncang Karena Liga 1 Vakum 16 Bulan

Baca juga: PSIS Semarang Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Berburu Sponsor, Junianto: Ada yang Beri Lampu Hijau

Lokasi training center PSIS yang baru ini berlokasi di Salamsari, Boja, Kendal, dibangun di lahan pribadi pria yang diketahui gemar berolahraga pagi tersebut.

"Sehubungan di Salamsari hanya bisa satu lapangan, termasuk lapangan futsal, gym , dan lain-lain (alasan mencari lahan baru di wilayah Semarang atas, Red)," kata Anto, sapaannya, Selasa (3/8/2021).

"Sebetulnya, kami masih berupaya membeli lahan sebelahnya (Training center di Salamsari, red) tapi karena tidak di jual, akhirnya cari lahan lain di Semarang atas," jelasnya.

Di sisi lain, rencana ingin menambah lapangan latihan anyar di wilayah Semarang atas, dikatakan bos anyar PSIS tersebut, karena kondisi udara yang bagus.

Termasuk, masih banyaknya lahan yang berpotensi didapatkan sesuai kriteria.

"Pertimbangan cari di Semarang atas karena kondisi udara segar dan masih banyak lahan tersedia. Tapi, kalau pada akhirnya tidak dapat atau tidak ada di Semarang atas, terpaksa lahan saya yang berlokasi di Demak akan jadi opsi terakhir," ujarnya.

Baca juga: Anak 1,5 Tahun di Sragen Meninggal akibat Covid. Sebelumnya Alami Batuk Pilek dan Demam 2 Pekan

Baca juga: Difabel di Kota Semarang Mulai Terima Vaksin Covid, Dimulai dari 97 Siswa YPAC

Baca juga: Rumah Sakit Darurat Covid Asrama Haji Donohudan Mulai Beroperasi, Layani Pasien Bergejala Sedang

Baca juga: Pegadaian Beri Cashback Rp 100 Ribu bagi Guru dan ASN yang Berinvestasi Emas, Begini Caranya

Terkait rencana pembangunan, lahan yang akan dijadikan lapangan nanti bisa saja ditambah dengan sejumlah fasilitas pendukung. Namun, hal ini masih belum dapat dipastikan secara pasti.

"Sementara akan kami lihat kondisi dan luas lahannya dulu. Fokus sementara ini yang akan kami cari, lapangan dulu. Karena di Salamsari, pembangunannya baru fasilitas pendukung di sana," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved