Penanganan Corona
Difabel di Kota Semarang Mulai Terima Vaksin Covid, Dimulai dari 97 Siswa YPAC
Vaksinasi Covid-19 bagi warga Kota Semarang terus digencarkan, tak terkecuali bagi difabel.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Vaksinasi Covid-19 bagi warga Kota Semarang terus digencarkan, tak terkecuali bagi difabel.
Vaksinasi bagi difabel mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang di YPAC Semarang, Selasa (3/8/2021).
Pada tahap ini, ada 97 anak difabel dari YPAC yang disuntik vaksin.
Sebagian besar terlihat antusias dan bersemangat. Apalagi, dalam vaksinasi ini, mereka juga bertemu teman sekolah yang tak dijumpai sejak satu tahun lalu akibat pembelajaran daring.
Namun, ada pula anak yang menangis saat divaksin.
Baca juga: Warga Isolasi Mandiri Bakal Dijemput Tim Pemkot Semarang, Besok Selasa Wajib Dikarantina Terpusat
Baca juga: Traffic Light Kota Semarang Bakal Dipasang Sprayer, Hendi: Biar Pengendara Merasakan Adem
Baca juga: Cerita Lain di Rumdin Walkot Semarang, ODGJ Jadi Pasien Covid-19 Hingga Istri Digoda Orang Lain
Baca juga: Tabung Oksigen Kosong RS di Semarang Mulai Terisi, KRI Dr Soeharso Isi Ulang 107 Tabung dalam 3 Hari
Seorang difabel, Keysia Fajar Imanudin mengaku sangat senang mengikuti vaksinasi Covid-19. Dia pun tidak merasa takut.
"Sudah divaksin tadi, tidak sakit, tidak takut," ucapnya.
Dia ingin segera divaksin agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan bisa beraktivitas seperti biasa.
Pasalnya, sudah lebih dari satu tahun, ia menjalani sekolah daring. Dia mengaku rindu suasana sekolah dan ingin berkumpul bersama rekan-rekannya.
"Ingin cepat selesai pandeminya supaya bisa beraktivitas seperti biasa. Sekolahnya selama ini online, tidak bisa ketemu teman-teman, sudah setahun lebih. Kangen suasana sekolah dan kumpul ngobrol," paparnya.
Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan, vaksinasi bagi difabel di YPAC Semarang difasilitasi Gerakan Remaja Cegah dan Pantau Covid-19 (Gercep) Kota Semarang bersama Dinas Kesehatan.
"Ada 97 anak yang divaksin supaya mereka jadi bagian warga Semarang yang sehat, terhindar dari Covid-19," ucapnya.
Dia menyebutkan, total disabilitas di Kota Semarang sekitar 1.500 sasaran. Pemkot akan melakukan vaksinasi kepada kelompok ini secara bertahap.
"Semisal, hari ini di YPAC. Nanti yang lain. Kami bergerak bersama menyelesaikan vaksinasi di masyarakat," ucapnya.
Hendi mengatakan, target dari Kementrian Kesehatan, vaksinasi di Kota Semarang menyasar 3 juta sasaran.
Baca juga: Rumah Sakit Darurat Covid Asrama Haji Donohudan Mulai Beroperasi, Layani Pasien Bergejala Sedang
Baca juga: Pegadaian Beri Cashback Rp 100 Ribu bagi Guru dan ASN yang Berinvestasi Emas, Begini Caranya
Baca juga: Kantongi 1 Medali Emas, Indonesia Naik Peringkat ke 37 Klasemen Sementara Olimpiade Tokyo
Baca juga: Sinisuka Ginting Raih Perunggu, Paceklik Medali Tunggal Putra Bulutangkis di Olimpiade Berakhir