Breaking News:

PSIS Semarang

Kompetisi Liga 1 Direncanakan Dimulai 20 Agustus, GM PSIS Semarang: Terlalu Dipaksakan

General Manager PSIS Wahyu 'Liluk' Winarto meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera memberi penjelasan terkait rencana kick off Liga 1.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
General Manager PSIS Semarang wahyu "Liluk" Winarto saat memantau latihan PSIS di Semarang, Rabu (17/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - General Manager PSIS Wahyu 'Liluk' Winarto meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) segera memberi penjelasan terkait rencana kick off Liga 1 yang direncanakan dimulai 20 Agustus.

Liluk mengatakan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berulang membuat beberapa pihak ragu kompetisi Liga 1 2021 bisa dilaksanakan Agustus ini.

Beberapa lalu, operator kompetisi, PT LIB memang menyatakan, pihaknya optimistis bisa menggelar kick offf perdana Liga 1 pada 20 Agustus, setelah sebelumnya, LIB harus menunda pelaksanaan kompetisi yang semula akan berlangsung pada awal Juli.

Penundaan terpaksa dilakukan karena masalah pandemi covid-19.

"Sekali lagi, kita nunggu PPKM. Dan terkait statement PT LIB, 20 Agustus kompetisi dijalankan dengan di perpanjang PPKM-nya, tentunya kita harap ada pemberitahuan lebih lanjut terkait kompetisi mau dimulai kapan," kata Liluk, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: Joko Ribowo Kiper PSIS Semarang: Keadaan Ekonomi Terguncang Karena Liga 1 Vakum 16 Bulan

Baca juga: Dragan Mendadak Pulang ke Serbia, GM PSIS Semarang: Ada Urusan Penting dan Mendesak

Baca juga: Liga 1 Digelar 20 Agustus 2021, Begini Komentar GM PSIS Semarang: Pasti Tidak?

Baca juga: PSIS Semarang Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Berburu Sponsor, Junianto: Ada yang Beri Lampu Hijau

Menurut Liluk, apabila kompetisi benar dilaksanakan, hal ini terkesan dipaksakan dalam hal persiapan klub.

Terutama, bagi PSIS yang terpaksa harus libur terlebih dahulu karena pelaksanaan PPKM.

"Kalau dipaksakan tanggal 20 Agustus, tentunya, ya menurut saya, riskan. Dalam arti, kondisi pemain. Kan tidak mungkin kita persiapan hanya dua pekan," katanya.

"Sedangkan ini, kami mungkin hampir sebulan off. Kalau kemarin boleh latihan, mungkin beda kondisinya," katanya.

Sejak awal pelaksanaan PPKM awal Juli silam, tim Mahesa Jenar meliburkan tim. (*)

Baca juga: Wow! Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Ternyata Terbuat dari Bahan Daur Ulang Ponsel dan Laptop

Baca juga: Selama PPKM, Produksi Sampah di Kota Semarang Turun 100 Ton Per Hari

Baca juga: Ingin Barter Sepatu dengan Susu Formula Anak, Pria di Laweyan Solo Ini dapat Bantuan dari Polresta

Baca juga: Bupati Banyumas Ingin TPA BLE di Kalibagor Dilengkapi Wahana Wisata: Panorama Alamnya Indah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved