Breaking News:

Berita Tegal

Kasus Covid Melonjak, Permohonan Surat Kematian di Kabupaten Tegal Ikut Naik. Sehari, 40-50 Pemohon

Sebulan terakhir, permintaan Surat Kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal mengalami peningkatan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Sejumlah warga antre legalisir dokumen kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Sebulan terakhir, permintaan Surat Kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal mengalami peningkatan.

Tercatat, permintaan Surat Kematian mencapai 40-50 per hari dari sebelumnya di bawah 20 permintaan per hari.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal Supriyadi mengatakan, peningkatan ini terjadi sejak kasus Covid-19 di Tegal melonjak.

"Ya, mengalami peningkatan dari yang biasanya dibawah 20 saat ini rata-rata 40-50 permintaan surat kematian per hari. Masyarakat bisa mengurus atau membuatnya di kecamatan, desa, atau langsung ke kantor Dukcapil juga tidak masalah. Toh saat ini kami juga ada layanan online yang bisa memudahkan warga terlebih di saat pandemi," jelas Andi, sapaannya, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Mengintip Proses Pembuatan Carabikang Mbak Am, Jajanan Pasar Khas di Sentra Jales Slawi Wetan Tegal

Baca juga: Miris Dengar Cerita Pemilik Usaha Peti Jenazah di Tegal, Amir Oval: Sehari Bikin 50 Langsung Habis

Baca juga: Polres Tegal Bekuk Komplotan Pencuri Mobil Pikap: Beraksi Dini Hari, Sasar Mobil di Halaman

Baca juga: Mengaku Tak Bisa Tahan Nafsu, Sopir Travel Cabuli Penumpang di Tarub Tegal

Andi mengatakan, syarat mengurus Surat Kematian di antaranya adanya dokumen surat kematian dari desa dan rumah sakit.

Selain itu, harus ada yang melaporkan dengan melampirkan fotokopi KTP dan saksi minimal dua orang, dari keluarga atau tetangga.

Setelah semua persyaratan sudah dilengkapi, pihak Dukcapil akan memproses akta atau Surat Kematian.

Sementara, terkait layanan, Andi meminta warga mendaftar secara daring di http://disdukcapil.tegalkab.go.id/pelayanan.

Hal ini untuk mengurangi kontak langsung dan mencegah penularan Covid-19.

Setelah mendapat notifikasi nomor antrean, pemohon datang ke kantor Dukcapil membawa berkas persyaratan dan diserahkan ke petugas.

Selanjutnya, petugas akan mengecek kelengkapan berkas.

"Warga yang ingin mengurus akta kelahiran, akta kematian, KTP Elektronik, dan lain-lain, semua harus mendaftar secara online," ujarnya.

Andi menambahkan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, jumlah warga yang datang ke kantor Dukcapil menurun. (*)

Baca juga: Sisir Jalan di Purwokerto, Anggota Komunitas Antilapar Bagikan Nasi Bungkus ke Warga Terdampak PPKM

Baca juga: Harga Tabung Oksigen di Pekalongan Tembus Rp 6,8 Juta, Apotek Klaim Harga Mahal dari Distributor

Baca juga: Bantu Warga Terdampak PPKM, Polres Kebumen Bagi-bagi Beras

Baca juga: Warga Kota Tegal Ini Maafkan Pengemudi Ojek Online yang Curi Etalase setelah Dengar Alasan Ekonomi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved