Breaking News:

Berita Tegal

Mengaku Tak Bisa Tahan Nafsu, Sopir Travel Cabuli Penumpang di Tarub Tegal

Berdalih tak bisa menahan hawa nafsu, sopir travel rute Jakarta-Margasari, Tegal, Muhammad Dhiya'ulhaq alias Rohid (20), mencabuli penumpang.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at (kiri) memeriksa tersangka pencabulan MD alias Rohid (tengah), dan Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda (kanan), dalam pers rilis di halaman Polres Tegal, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Berdalih tak bisa menahan hawa nafsu, sopir travel rute Jakarta-Margasari, Tegal, Muhammad Dhiya'ulhaq alias Rohid (20), mencabuli penumpang yang masih di bawah umur.

Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Tegal.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa'at didampingi Wakapolres Tegal Kompol Didi Dewantoro dan Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/7/2021).

Saat itu, korban berinisial SH (16), dalam perjalanan pulang ke rumah.

SH berangkat dari Jakarta, Selasa (6/7/2021) sekitar pukul 19.00 WIB, naik mobil travel Toyota Avanza putih bernomor polisi E 1785 VF yang dikemudikan Rohid.

Baca juga: Mobilitas Warga Tegal Masih Tinggi, Kapolres: Waktunya Penegakan Hukum Saat Operasi Yustisi

Baca juga: Termakan Hoaks, 69 Remaja Bersiap Ikut Demo Tolak PPKM Darurat di Tegal. Berakhir di Kantor Polisi

Baca juga: Perwakilan Driver Ojol Datangi Kantor Polres Tegal Kota, Yusuf: Kami Minta Kelonggaran Akses

Baca juga: Mahasiswa Kota Tegal Tolak PPKM Darurat Diperpanjang, Begini Respon Dedy Yon Supriyono

Sebenarnya, SH pulang dari jakarta bersama kakaknya. Namun, lantaran mobil travel penuh, berisi tujuh penumpang, keduanya terpisah.

Setelah penumpang lain turun di tujuan masing-masing, Rohid tinggal mengantar SH.

Namun, niat cabul Rohid muncul. Sesampai di sebuah Pertashop di Desa Karangjati RT 08 RW 02, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Rohid menghentikan kendaraan tersebut dan langsung menggerayangi SH yang duduk di sampingnya.

"Modus yang dilakukan, tersangka memanfaatkan situasi yang sepi untuk melakukan pelecehan seksual kepada korban. Setelah kejadian, pihak keluarga korban langsung melapor ke kami dan langsung kami lakukan penangkapan," jelas AKBP Arie, dalam gelar perkara di Mapolres Tegal, Kamis (22/7/2021).

Aksi cabul Rohid terhenti setelah SH mengancam akan melaporkan perbuatannya kepada sang kakak.

"Tersangka kami jerat menggunakan Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76 E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara, denda maksimal Rp 5 miliar," ungkapnya.

Baca juga: Subsidi Upah bagi Karyawan Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta Dikucurkan Lagi, Hanya untuk Wilayah Level 4

Baca juga: Percepat Pembentukan Kekebalan Kelompok, Pemkot Semarang Berencana Buka Vaksinasi Covid di Kelurahan

Baca juga: Banyumas Terima 3000 Paket Obat Covid untuk Warga Isoman, Disalurkan Lewat Puskesmas

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Panitia Kurban di Desa Kracak Banyumas Bungkus Daging Pakai Daun Jati

Sementara itu, saat dimintai keterangan, Rohid mengaku nekat mencabuli SH karena tidak bisa menahan hawa nafsu.

Pria yang baru dua tahun menjadi sopir travel rute Tegal, Jakarta, Brebes ini, mengaku baru pertama melakukan pelecehan kepada penumpang.

"Saya tidak bisa menahan hawa nafsu, saat itu korban duduk di bangku sebelah saya. Lalu, saat kondisi sepi, saya awalnya mengelus-elus korban dan bilang kalau saya suka dengan korban. Saya baru pertama kali melakukan aksi ini dan korban juga baru pertama kali naik travel saya," tutur Rohid dengan wajah tertunduk. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved