Berita Tegal

Berkunjung ke Tegal? Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Kacang Bogares untuk Dibawa Pulang

Bagi Anda yang berkesempatan mampir atau berkunjung ke Kabupaten Tegal, jangan lupa membeli oleh-oleh kacang bogares untuk dibawa pulang nanti.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Pemilik Toko Oleh-oleh Kacang Bogares RAPI, Supriyati atau Upi (46), menunjukan kemasan kacang bogares yang dijual di toko miliknya di Jalan Raya Bogares Kidul, RT 02 RW 01, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Minggu (25/7/2021). 

Penurunan tersebut terjadi sejak adanya jalan tol dan berlanjut pandemi Covid-19.

Belum lagi, jumlah toko oleh-oleh atau penjual kacang bogares juga semakin banyak sehingga sangat berpengaruh terhadap penjualan.

"Karena kondisi yang sedang sepi jadi kami hanya menggoreng kacang bogares yang orisinal. Harganya Rp 55 ribu untuk ukuran 1 kilogram, kemasan 500 gram Rp 28 ribu, kemasan 250 gram Rp 14 ribu, dan 400 gram harga Rp 23 ribu," ujarnya.

Baca juga: Sembuh dari Covid tapi Masih Bergejala? Ini Saran Pemulihan dari Dokter Paru RS Mardi Rahayu Kudus

Baca juga: Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Terimbas PPKM Darurat, Begini Prosedur Pembatalan Tiketnya

Baca juga: Gowes ke Sumurboto Semarang, Gubernur Ganjar Borong Dagangan PKL dan Ingatkan Prokes

Baca juga: Donatur Berkurang, Konsevasi Penyu di Pantai Sodong Cilacap Andalkan Swadaya Kelompok Nagaraja

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat juga berdampak pada penjualan. Sebulan ini, Upi baru satu kali menggoreng atau baru memproduksi 1 kuintal kacang bogares.

Dalam proses produksi, Upi dibantu dua karyawan yang memiliki tugas masing-masing, yaitu ada yang dibagian menggoreng dan tukang sortir kacang.

"Dari proses menggoreng, kacang bogares bisa bertahan (layak dikonsumsi) sampai 2 bulan atau 2,5 bulan. Terpenting, cara menyimpannya benar yaitu tempat harus selalu tertutup rapat," katanya.

Di toko Rapi milik Upi, selain kacang bogares, ada juga oleh-oleh berupa kerupuk antor, pilus kacang, kacang goreng, teh poci, telor asin, sagon panggang, dodol, serta carica. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Memulai Sebuah Purwokerto

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved