Breaking News:

Berita Viral

Jalan Ditutup, Warga Tegal Pilih Gotong Royong Angkat Motor dan Gerobak Lewati Pembatas Beton

Jalan strategis penghubung Desa Majasem, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal, ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
kolase tangkap layar video
Warga bergotong royong mengangkat gerobak dagangan dan sepeda motor milik warga yang ingin melintas jembatan beton yang menutup batas wilayah Kota dan Kabupaten Tegal di Mejasem. Jalan penghubung dua wilayah ini ditutup selama PPKM Darurat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Jalan strategis penghubung Desa Majasem, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal, ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penutupan menggunakan pembatas beton atau beton movable concrete barrier (MCB) agar kendaraan tak bisa melintas. Bahkan, beton yang dipasang berlapis.

Lokasi tersebut berada di jembata penghubung Jalan Werkudoro dan Jalan Hanoman Kota Tegal.

Kondisi ini membuat masyarakat harus rela memutar jauh lewat Jalan Pantai Utara (Pantura) menuju lokasi tujuan.

Namun, tak sedikit pula yang memilih menyeberangi beton pembatas.

Baca juga: Realisasikan Seribu Gerai Vaksinasi, Pemkot Tegal Gandeng Perguruan Tinggi, Rekrut Tenaga Vaksinator

Baca juga: Seminggu Jelang Iduladha di Tegal, Peternak Kebanjiran Order, Banyak Pesan Via Online

Baca juga: Warga Tegal Ini Sebut Kebijakan Pemerintah Susahkan Warga, Dampak Penutupan Jalur Perbatasan

Baca juga: Toko dan PKL di Tiga Kecamatan di Tegal Masih Langgar Jam Malam PPKM Darurat, Bupati Beri Teguran

Caranya, warga bahu membahu mengangkat motor melewati pembatas itu.

Mereka juga membantu pedagang mengangkat gerobak cilok dan siomay agar bisa melewati pembatas beton itu.

Lalu, pada jam pulang kerja, pembatas beton sempat digeser oleh masyarakat agar bisa dilintasi kendaraan sepeda motor.

Momen gotong royong masyarakat yang diabadikan lewat video itu viral di media sosial Facebook dan Whatsapp, Selasa (13/7/2021).

Setelah kejadian itu viral, petugas berwajib menambah jumlah pembatas beton di lokasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved