Breaking News:

Berita Salatiga

Akhir Juli, 1000 Paket Sembako Siap Dibagikan ke Warga Salatiga Terdampak PPKM Darurat

Pemkot Salatiga menyiapkan bantuan 1000 paket bahan pokok bagi warga kurang mampu, selama penerapan PPKM darurat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menyiapkan bantuan paket bahan pokok bagi warga kurang mampu, selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Wuri Pudjiastuti mengatakan, bantuan berupa sembako akan diberikan pada akhir bulan Juli 2021.

"Masing-masing nilainya Rp 200 ribu, total sebanyak 1.000 paket, dengan sasaran warga kategori kurang mampu sesuai data Dinas Sosial Kota Salatiga," terangnya, Rabu (14/7/2021)

Baca juga: Varian Delta Ditemukan di Salatiga, Hasil Tes Genome Sequencing, Yuliyanto: Tidak Usah Panik

Baca juga: Kasus Covid Melonjak, Pemkot Salatiga Siapkan 250 Liang Lahat Baru di TPU Ngemplak

Baca juga: Agen Isi Ulang Tabung Oksigen di Salatiga Ini Sengaja Buka 24 Jam, Berikut Alasan Murtopo

Baca juga: Butuh Tambahan Tempat Isolasi Terpusat, Pemkot Salatiga Manfaatkan Bekas Gedung Pabrik di Cebongan

Menurut Wuri, bantuan sembako itu didapat dari pengadaan pemotongan atau iuran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatul Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga.

Ia menambahkan, total pengumpulan iuran untuk program bantuan sosial (bansos) sembako ditargetkan terkumpul sebanyak Rp 200 juta.

"Dalam waktu dekat ini, akan ada juga bantuan sembako dari Bank Jateng, sejumlah Rp 30 juta. Untuk warga isolasi mandiri, kami belum bisa memberikan bantuan karena terkendala pendataan," katanya.

Terpisah, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, kasus Covid-19 di wilayahnya cenderung menurun setelah adanya penerapan PPKM darurat.

Yuliyanto menyatakan, evaluasi pelaksanaan PPKM secara berkelanjutan terus dilakukan bersama TNI dan Polri, juga instansi lain.

Mengenai kebutuhan oksigen, lanjutnya, saat ini masih bisa mencukupi kebutuhan di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19.

"Tapi, inti ini semua adalah peran serta semua pihak, pemerintah dan masyarakat, untuk menaati dan melaksanakan prokes (protokol kesehatan). Saya minta, selalu pakai masker dan cuci tangan. Itu saja, jangan sampai lupa," ujarnya. (*)

Baca juga: 14 Lokasi di Batang Ini Gelap Gulita saat Pukul 20.00-06.00 WIB, Imbas Pemadaman PJU selama PPKM

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Dimulai, 1.250 Siswa SMA Negeri 1 Semarang Terima Vaksin Covid

Baca juga: PMI Banyumas Layani Peminjaman Tabung Oksigen bagi Pasien Covid di Rumah, Begini Cara dan Syaratnya

Baca juga: 11 Nakes di 2 Puskesmas di Purbalingga Positif Covid, Dinkes: Vaksinasi ke Warga Tetap Jalan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved