Penanganan Corona
Butuh Tambahan Tempat Isolasi Terpusat, Pemkot Salatiga Manfaatkan Bekas Gedung Pabrik di Cebongan
Penambahan tempat isolasi terpusat itu memanfaatkan bekas gedung Pabrik Mega Rubber Jalan Soekarno-Hatta, Cebongan, Kota Salatiga.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga menambah ruang isolasi terpusat untuk menampung pasien virus corona (Covid-19).
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto mengatakan, penambahan tempat isolasi terpusat itu memanfaatkan bekas gedung Pabrik Mega Rubber Jalan Soekarno-Hatta, Cebongan, Kota Salatiga.
"Hari ini kami mulai menyiapkan gedungnya sebagai cadangan untuk isolasi pasien Covid-19."
"Nantinya, di sana dapat menampung sekira 300 pasien Covid-19," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (6/7/2021).
Baca juga: Dua Warga Binaan Rutan Salatiga Positif Covid, Satu Orang Harus Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca juga: Lahan Pemakaman Khusus Jenazah Pasien Covid di Salatiga Menipis, Sekda Minta Lurah Mulai Siapkan TPU
Baca juga: Sehari Sekali dalam Sepekan, Pasar Tradisional di Salatiga Diliburkan untuk Penyemprotan Disinfektan
Baca juga: Gerakan Sehari di Rumah Saja di Salatiga: Jalan Masuk ke Kota Ditutup 7 Jam
Menurutnya, penambahan ruang isolasi sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 yang harus menjalani isolasi.
Dia menambahkan, selama tiga hari penerapan PPKM Darurat dan Gerakan Salatiga di Rumah Saja ada penurunan kasus secara signifikan.
"Varian baru Covid-19 memang menular lebih cepat."
"Pembatasan kegiatan kami lihat cukup bisa mengendalikan penularan."
"Tapi tetap perlu antisipasi dengan menyiapkan ruang isolasi terpusat baru jika memang ada lonjakan, sudah siap," katanya.
Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat menyatakan, jajarannya telah membentuk Satgas Tabung Oksigen untuk menjamin stok oksigen bagi perawatan pasien Covid-19.
Hal itu menyusul kondisi darurat kebutuhan tabung oksigen yang tinggi dan diburu masyarakat.
Jika ada penimbunan atau penjualan tabung oksigen di luar kewajaran akan dijerat pasal hukum.
"Kami tidak main-main dalam kondisi saat ini."
"Keselamatan rakyat adalah segala-galanya."
"Satgas Tabung Oksigen sudah mulai gerak."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/tambahan-tempat-isolasi-terpusat-salatiga.jpg)