Berita Banyumas Hari Ini

Cukup Banyak Hasil Pertanian di Banyumas Berpotensi Ekspor, Dwi Astuti Contohkan Durian Kromo

Potensi pertanian di Banyumas yang memiliki potensi ekspor cukup banyak, seperti durian kromo, alpukat, vanila, porang, kapulaga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Kepala Stasiun Karantina Pertanian Cilacap, Dwi Astuti Yuniasih beraudiensi dengan Bupati Banyumas, Achmad Husein, Selasa (13/7/2021) di Ruang Joko Kahiman. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Guna meningkatkan ekspor hasil pertanian, Stasiun Karantina Pertanian Cilacap melakukan audiensi dengan Bupati Banyumas, Selasa (13/7/2021) di Ruang Joko Kahiman. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan ekspor produk pertanian mengingat banyak yang berpotensi untuk ekspor. 

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Cilacap, Dwi Astuti Yuniasih mengatakan, pihaknya terus melakukan peningkatan sinergitas dengan seluruh entitas, baik unsur pemerintah daerah maupun pelaku usaha.

Baca juga: Tak Harus Karantina Lagi, Anggota Polsek Cilongok Banyumas Donor Plasma Convalesen

Baca juga: Cerita Penggali Kubur di TPU Tipar Banyumas: Menangis saat Jenazah Pasien Covid Tiba, Siap Dikubur

Baca juga: Darurat Covid, Bupati Cilacap Minta RS Swasta Ikut Layani Pasien Corona. Siapkan Sanksi Jika Tak Mau

Baca juga: Lagi, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Satgas Covid Minta Warga Tahan Diri Gelar Pesta

Pihaknya juga melaporkan telah melakukan kesepakatan dengan lima kepala dinas di Kabupaten Banyumas adanya tim terpadu peningkatan ekspor komoditas pertanian.

Tim tersebut akan melibatkan beberapa SDM yang berkompeten sesuai bidangnya. 

Pada kesempatan yang sama, Dwi memaparkan data lalu lintas komoditas pertanian pada sistem perkarantinaan, IQFAST di wilayah kerjanya yang menunjukkan tren positif. 

Pihaknya juga siap mendukung upaya mensejahterakan petani, salah satunya mendorong ekspor dengan memberikan bimbingan teknis sanitari dan fitosanitari.

Lalu dukungan dan akses informasi ekspor seluas-luasnya. 

Stasiun Karantina Pertanian Cilacap ingin mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian di Kabupaten Banyumas.

Karena potensi pertanian di Banyumas yang memiliki potensi ekspor cukup banyak, seperti durian kromo, alpukat, vanila, porang, kapulaga.

Itu semua cukup untuk dipasarkan di luar negeri. 

"Jadi kami saat ini kami meminta dukungan Bupati Banyumas untuk mendorong peningkatan ekspor hasil pertanian," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (13/7/2021). 

Sementara itu, Kepala Dinpertan KP Kabupaten Banyumas, Jaka Budi Santosa mengatakan, peningkatan ekpor ini adalah mendukung gerakan yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mendorong peningkatan ekspor pertanian

“Kami sudah melakukan kerja sama dan kolaborasi dengan Stasiun Karantina Pertanian Cilacap dengan pelatihan dan workshop."

"Hingga saat ini telah melakukan registrasi kebun durian untuk persiapan melakukan ekspor," ungkapnya. 

Jaka menambahkan, pada 2020, ekspornya lebih dari 1.000 ton dan 175 ribu meter kubik. 

Berbagai komoditas potensial dari wilayah Banyumas dan sekitarnya seperti sarang burung walet, gula merah, kemiri, dan kayu olahan.

Rencana ekspor durian pihaknya menargetkan dapat mengekspor komoditas khas Banyumas yaitu durian kromo.

"Saat ini kami mempersiapkan mengingat banyak persyaratan yang harus dipenuhi."

"Kami targetkan ekspor 5 ton durian pada musim panen mendatang," tutupnya. (*)

Baca juga: Ditangkap, 2 Pembegal Polisi di Dersalam Kudus Masih Berumur Belasan Tahun

Baca juga: Menatap Liga 1 2021, PSIS Semarang Tetap Gandeng Riors, Begini Pernyataan Resmi Junianto

Baca juga: Ayo Proaktif Lapor Jika Lagi Jalani Isolasi Mandiri di Rumah, Ganjar: Kami Berikan Paket Obat

Baca juga: Varian Delta Ditemukan di Salatiga, Hasil Tes Genome Sequencing, Yuliyanto: Tidak Usah Panik

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved