Berita Tegal

Butuh Bantuan! Balita di Dukuhturi Tegal Alami Tumor Ganas di Mata Kanan, Kini Tak Bisa Jalan

Di usianya yang baru masuk 2,5 tahun, Naisyila Putri, harus berjuang melawan tumor ganas di mata bagian kanan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Ruminah menunggui Naisyila Putri, balita usia 2,5 tahun yang menderita tumor ganas di mata sebelah kanan, di rumah mereka di Desa Kupu RT 03 RW 03, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Di usianya yang baru masuk 2,5 tahun, Naisyila Putri, harus berjuang melawan tumor ganas di mata bagian kanan. Benjolan yang membesar membuat bola matanya keluar.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Kupu, RT 03 RW 03, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (11/7/2021), Naisyila sedang tidur siang ditemani sang ibu, Ruminah (36).

Ruminah bercerita gejala tumor terlihat saat putri bungsunya itu berumur 1,5 tahun.

Awalnya, terjadi perubahan warna pupil mata menjadi putih seperti mata kucing.

Lama kelamaan, terjadi pembengkakan dan berair. Saat itu, keluarga hanya memberi salep. Bengkak yang terjadi pun kempes.

Baca juga: Denda Pajak Kendaraan Bakal Dihilangkan, Ayo Warga Tegal Manfaatkan Program Pemutihan Ini

Baca juga: Masih Banyak Toko Langgar Aturan PPKM Darurat di Tegal, Ngakunya Belum Ada Sosialisasi

Baca juga: Jalan Perkampungan Perbatasan Tegal Dipadati Hilir Mudik Kendaraan, Dampak Penyekatan PPKM Darurat

Baca juga: Memprihatinkan. Bocah Tiga Tahun asal Bongkok Tegal Ini Alami Gangguan Kulit, Gatal hingga Melepuh

Namun, kejadian berulang. Hingga suatu kali, salep tak lagi mempan membuat bengkak itu menghilang. Malahan, pembengkakan semakin besar dan memerah seperti sekarang.

"Kalau kata dokter yang di RSUP Dr Kariadi, anak saya kena tumor dan kondisinya sudah menyebar ke mata yang satu nya atau yang sebelah kiri," jelas Ruminah.

"Baru sekali kemarin menjalani kemo untuk membunuh sel-sel (kanker) supaya tidak menyebar kemana-mana. Dan minimal, bisa membuat bagian yang bengkak kempes. Sedangkan untuk kemo yang kedua, baru tanggal 27 Juli nanti," imbuhnya.

Ruminah mengatakan, biaya pengobatan Naisyila di RSUP Dr Kariadi Semarang, ia peroleh dari bantuan PT Sosro.

Saat ini, dia masih mengurus BPJS Kesehatan untuk pengobatan sang buah hati.

"Saya dapat bantuan pengobatan dari PT Sosro karena kan dulu sempat viral jadi banyak yang memberitakan dan mungkin tahu nya dari situ. Alhamdulillah sangat meringankan beban saya karena kalau saya sendiri, jujur saja tidak mampu, belum lagi biaya bolak-balik Tegal Semarang dan lain-lain," ujarnya.

Naisyila tinggal di rumah yang cukup sederhana bersama ibu, nenek, dan dua kakaknya yang masih kecil.

Sedangkan kakak yang pertama, ikut sang ayah di Jakarta, karena bapak dan ibunya sudah berpisah.

Sejak kabar Naisyila sakit beredar, Ruminah mengakui, banyak orang datang dan menjanjikan membantu pengobatan ataupun memberi bantuan lain.

Namun, Ruminah menegaskan, sampai saat ini, ia tidak menerima bantuan apapun, baik dalam bentuk uang, sembako, ataupun bantuan lain, kecuali dari PT Sosro tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved