Berita Jawa Tengah

Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Ki Manteb Soedharsono, Tersaji Iringan Langgam Ciptaan Sang Dalang

Peringatan tujuh hari dalang kondang, Ki Manteb Soedharsono itu hanya dihadiri tetangga sekitar, dan para pengrawit serta sinden.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Dua petugas pemulasaraan membawa wayang Werkudara dan Janaka berada di belakang mengiringi ambulans pembawa peti jenazah Dalang Ki Manteb Soedharsono, di Karanganyar, Jumat (2/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Keluarga inti menggelar tahlilan peringatan tujuh hari wafatnya Ki Manteb Soedharsono di Pendopo Bima Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (7/7/2021) malam.

Berdasarkan informasi, peringatan tujuh hari dalang kondang itu dihadiri keluarga inti, tetangga sekitar, dan para pengrawit serta sinden.

Doa dipanjatkan para hadirin kepada dalang kelahiran 31 Agustus 1948 tersebut.

Seperti diketahui bersama Ki Manteb meninggal dunia pada usia 73 tahun pada Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Dua Wayang Mengiringi Jenazah Ki Manteb ke Pemakaman, Dalang Kondang Asal Karanganyar Tutup Usia

Baca juga: Lebih Laris Sapi Dibandingkan Kambing, Peternak di Karanganyar Ini Ketiban Berkah Jelang Iduladha

Baca juga: Mengerikan, Perajin Peti Jenazah di Karanganyar Juga Kewalahan, Sehari Bikin Tujuh Langsung Habis

Baca juga: Awas Ada Pos Penyekatan di Cemoro Kandang Karanganyar, Pengendara Wajib Bawa Bukti Sudah Divaksin

Sosok yang telah memperkenalkan wayang kepada khalayak itu dimakamkan di pemakaman keluarga yang tidak jauh dari rumahnya di Sekiteran RT 02 RW 08 Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan.

Sekdes Doplang sekaligus keponakan almarhum, Ade Irawan mengatakan, acara digelar secara terbatas dan hanya dihadiri keluarga inti serta tetangga sekitar.

Mengingat saat ini masih PPKM Darurat, ada keluarga dari luar kota yang tidak bisa hadir.

Dalam acara tersebut, seusai tahlilan para pengrawit juga menyajikan langgam ciptaan Ki Manteb.

Adanya sajian langgam itu merupakan permintaan dari pihak keluarga dan para kru dari Ki Manteb.

"Yang dilagukan ciptaan Pak Manteb semua."

"Yang saya tahu itu langgam angenteni."

"Ada sekira 6 (langgam) yang dibawakan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (8/7/2021).

Dia menuturkan, peringatan tujuh hari meninggalnya Ki Manteb Soedharsono disiarkan secara langsung melalui akun Youtube.

Sehingga masyarakat yang tidak dapat hadir di rumah, dapat menyaksikan melalui siaran langsung.

Setelah acara tahlilan, keluarga inti dan kru atau pengrawit lantas mengunjungi makam Ki Manteb yang berada tidak jauh dari rumah serta pendopo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved