Berita Jawa Tengah
Lebih Laris Sapi Dibandingkan Kambing, Peternak di Karanganyar Ini Ketiban Berkah Jelang Iduladha
Lantaran sapi di kandang sudah terjual semua, Kutut sapaan akrabnya terpaksa mencari hewan kurban di luar daerah seperti Blora dan Purwodadi.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tingginya permintaan pembeli membuat Kutut Lambang Pujadi (45), penjual hewan kurban asal Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, kewalahan.
Kutut menyampaikan, pesanan sapi mengalami peningkatan sejak tiga pekan terakhir.
Bahkan 200 sapi yang berada di tiga kandang miliknya telah terjual semua.
Kebanyakan pembeli berasal dari takmir masjid.
Baca juga: Awas Ada Pos Penyekatan di Cemoro Kandang Karanganyar, Pengendara Wajib Bawa Bukti Sudah Divaksin
Baca juga: Sistem Pembelajaran di Pondok Sepenuhnya Masih Daring, Kemenag Karanganyar: Sesuai SE Menteri Agama
Baca juga: Mengerikan, Perajin Peti Jenazah di Karanganyar Juga Kewalahan, Sehari Bikin Tujuh Langsung Habis
Baca juga: Pemilik Warung Makan di Karanganyar Diminta Pasang Tulisan Hanya Layani Take Away
Sedangkan pembeli secara perorangan jumlahnya tidak begitu banyak.
Harga jual sapi berkisar Rp 20 juta hingga Rp 21 juta per ekor.
Kebanyakan sapi yang ada di kandang milik Kutut merupakan sapi jenis PO.
"Sapi, ini malah membludak, dalam arti pesanan tinggi."
"Sistem di sini kan sistemnya jauh-jauh hari."
"Puasa atau habis puasa sudah pesan."
"Akhir ini tambah terus (pesanan)," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (7/7/2021).
Pesanan secara dadakan membuatnya kewalahan untuk mencarikan sapi sebagai hewan kurban.
Lantaran sapi di kandang sudah terjual semua, Kutut sapaan akrabnya terpaksa mencari hewan kurban di luar daerah seperti Blora dan Purwodadi.
Hingga hari H atau Hari Raya Iduladha, Kutut harus memenuhi pesanan dari pembeli untuk mencarikan 20 sapi.
"Dibanding tahun lalu memang ada peningkatan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/peternakan-sapi-karanganyar.jpg)