Berita Jawa Tengah
Begini Rasanya Degan Bakar Dicampur Rempah, Datang Saja ke Jalan Tembus Tunggulrejo Kendal
Dalam racikan degan bakar, ditambahkan beberapa rempah-rempah alami seperti jahe, alang-alang, dan temulawak untuk menambah khasiat air degan.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Lonjakan kasus dalam suasana pandemi Covid-19 nampaknya menjadi berkah sebagian pengusaha.
Satu di antaranya pedagang kelapa di Jalan Tembus Kelurahan Tunggulrejo, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal.
Sang pemilik, Mursalin (49) kewalahan melayani permintaan degan (kelapa muda) dalam 2 pekan terakhir.
Dia pun sempat menolak beberapa permintaan setiap hari karena tenaganya dirasa tidak mampu.
Baca juga: 13 Orang Masuk Daftar Antrean UGD RSUD dr Soewondo Kendal, Ruang Isolasi Sudah Penuh
Baca juga: Aturan Masih Digodok. Sebentar Lagi, Anak Berkebutuhan Khusus di Kendal Bisa Belajar di Sekolah Umum
Baca juga: Bawa 516 Botol Ciu, Pengendara Mobil Berplat AB Diamankan Petugas di Exit Tol Kaliwungu Kendal
Baca juga: Lapak PKL Pasti Dibongkar Paksa, Disdag Kendal: Bila Tidak Patuh Aturan PPKM Darurat
Saat ditemui Tribunbanyumas.com, Rabu (7/7/2021) di tempat usahanya, Mursalin mengatakan, permintaan degan sedang melonjak.
Pada hari-hari biasa, Mursalin dan 1 karyawan hanya bisa menjual 30 buah setiap hari.
Permintaan melonjak hingga 100 buah setiap hari, khususnya menu degan bakar.
"Setiap hari paling 30 butir degan, sekarang bisa 100 sejak pandemi meningkat, ya dua pekan terakhir ini."
"Sebenarnya bisa lebih, tapi tenaganya tidak mampu," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (7/7/2021).
Kata Mursalin, saat ini masyarakat lebih memburu degan bakar daripada menu degan lain.
Dari seratusan permintaan setiap hari, 70-80 persennya adalah permintaan degan bakar.
Ia bersyukur karena dagangannya menjadi ramai di tengah pandemi Covid-19.
Katanya, mayoritas pembelinya mengaku meriang atau tidak enak badan saat membeli degan.
Dia pun tidak tahu menahu jika degan bakar dianggap bisa mencegah atau mengobati.
"Yang jelas, kebanyakan pembeli itu mengeluh meriang tidak enak badan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/degan-bakar-kendal-1.jpg)