Penanganan Corona
Bupati Tiwi Pastikan Ketersediaan Oksigen Tetap Aman di Purbalingga
Bupati Purbalingga terus berkomunikasi dengan Dinkes dan dalam beberapa hari ke depan stok oksigen akan di-dropping.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memastikan ketersediaan tabung oksigen untuk keperluan medis rumah sakit mencukupi.
Satu langkah yang dilakukan yakni terus berkoordinasi dengan Dinkes Jateng untuk mendorong produsen oksigen agar bisa memenuhi kebutuhan tiap rumah sakit.
"Kami selalu berkoordinasi dengan Dinkes Jateng, beberapa hari lalu memang stok oksigen di RSUD jumlahnya sangat terbatas."
"Kalau di RSUD Dr R Goeteng Taroenadibrata tersisa 50 unit dan RSUD Panti Nugroho ada 37," ujar Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (6/7/2021).
Baca juga: Bupati Tiwi Cek Kondisi Warga Desa Selabaya, Disebutnya Karena Kasus Aktif Tertinggi di Purbalingga
Baca juga: Pemkab Serahkan Raperda RPJMD ke DPRD, Ini Arah Pembangunan Purbalingga 5 Tahun ke Depan
Baca juga: Klaster Hajatan di Desa Brecek Purbalingga Meluas, PPKM Mikro Wilayah Diperpanjang
Baca juga: Pelanggaran PPKM Darurat di Purbalingga Terbanyak Kedua di Jateng, Bupati Keliling Cek Setiap Malam
Bupati mengatakan, langsung berkomunikasi dengan Dinkes dan dalam beberapa hari ke depan stok oksigen akan di-dropping.
Tiwi --sapaan akrab Dyah Hayuning Pratiwi-- berharap dengan koordinasi dan dropping oksigen medis nantinya tidak sampai terjadi jeda waktu kekosongan.
Terlebih keberadaannya sangat dibutuhkan terutama untuk para pasien yang mengalami gangguan pernafasan.
"Sejauh ini masih terpenuhi, tidak sampai terjadi kekosongan."
"Oksigen akan kami ploting berdasarkan kapasitas dan kebutuhannya."
"Masing-masing rumah sakit pasti tahu datanya berapa, sehingga ada skala prioritas," ungkapnya.
Hingga Senin (5/7/2021), ada 2.038 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.
Sebanyak 1.831 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing atau karantina terpusat.
Sedangkan 207 di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala sedang atau berat. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.