Breaking News:

Penanganan Corona

Vaksinasi Covid di Kendal Terus Digenjot, Bupati Targetkan 75 Persen Warga Tervaksin pada Agustus

Bupati Kendal Dico M Ganinduto menargetkan, 75 persen dari 1 jutaan warga Kendal, bisa tervaksin Covid-19 pada Agustus 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Warga antre mengikuti vaksinasi Covid-19 di PT KLI Kaliwungu Kendal, Sabtu (3/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto menargetkan, 75 persen dari 1 jutaan warga Kendal, bisa tervaksin Covid-19 pada Agustus 2021.

Pihaknya pun melakukan percepatan vaksinasi agar target tersebut tercapai.

Dalam percepatna itu, pemkab mengerahkan semua tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas dan menggandeng TNI Polri.

"Vaksinasi kami siapkan kolaborasi dengan TNI Polri untuk menyukseskan program vaksinasi. Harapan kami, target tercapai Agustus nanti 75 persen masyarakat bisa tervaksin. Kami pastikan punya nakes yang siap agar target bisa tercapai maksimal," terangnya, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Persiapan PTM Terbatas Tetap Dilakukan di Kendal, Termasuk Kebut Vaksinasi Guru

Baca juga: Khaerul Setor Rp 1 Juta Tiap Bulan, Dua Jukir Nakal Ditangkap, Libatkan Oknum Pegawai Pemkab Kendal

Baca juga: Lima Bulan Curi Belasan Motor, Begini Aksi Asrori di Kendal: Saya Manfaatkan Kelengahan Calon Korban

Baca juga: Dico Sidak Pasar Pagi Kaliwungu Kendal, Gunakan Mikrofon Serukan Protokol Kesehatan

Dico mengatakan, saat ini, vaksinasi terpusat terus digenjot. Di antaranya di pendopo Tumenggung Bahurekso, di kawasan industri Kendal (KIK), dan di beberapa perusahaan yang menyasar warga berusia produktif.

Pihaknya juga berencana membuka sentra vaksinasi berupa gerai yang terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Stok vaksin kita, saat ini, masih 8.000-an dosis. Kami informasikan terus agar kita tahu, manakala stok menipis minta lagi ke provinsi," ujarnya.

Departemen Head HRD dan General Affair PT Kayu Lapis Indonesia, Benediktus Boku mengatakan, sebanyak 6.090 karyawannya menjalani vaksinasi, mulai 30 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Ia berharap, lewat program vaksinasi yang digalakkan TNI ini bisa membantu karyawan perusahaan dalam membentuk herd immunity agar risiko penularan Covid-19 bisa ditekan.

"Sejak Juni kemarin, total ada 20 karyawan yang terpapar Covid-19 klaster keluarga. Semuanya baik dan tidak mengalami gejala. Harapan kita selain prokes perketat, imunitas tubuh bisa meningkat sehingga bisa terhindar dari Covid-19 dan produksi tetap terjaga," harapnya.

Baca juga: 25 RT di Kabupaten Semarang Dilockdwon, Bupati Minta Petugas Suplai Obat Warga yang Isoman

Baca juga: Masuk Indonesia, WNA Wajib Kantongi Surat Vaksin Covid. Berlaku Mulai 6 Juli

Baca juga: Tim Gabungan Patroli di Tempat Wisata di Cilacap, Masih Ada Warga Tak Pakai Masker

Baca juga: Masih Dicari, Seorang Bocah Hilang di Sungai Tajum Banyumas saat Mandi Bersama 3 Temannya

Dandim 0715/Kendal, Letkol Infantri Iman Widhiarto menambahkan, pada tahap pertama ini, Kodim Kendal mendapatkan jatah 11.000 dosis yang harus dihabiskan.

Pihaknya menyasar masyarakat produktif yang aktif bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada.

Dalam pelaksanaan vaksinasi itu, pihaknya bekerja sama dengan Kesdam dan Dinas Kesehatan Kendal dalam penyediaan tenaga kesehatan.

"Alokasi pertama ini 11.000 dosis harus dihabiskan sehingga nanti tercipta herdimmunity. Tugas kita bersama adalah jangan takut divaksin agar kita bisa segera kembali beraktivitas secara normal," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved