Breaking News:

Berita Kebumen

Diguyur Hujan, Jalan Provinsi Penghubung Kebumen-Banjarnegara Diterjang Longsor

Hujan lebat pada Rabu (30/6/2021) malam memicu pergerakan tanah di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Petugas gabungan menggunakan alat berat untuk membersihan material dari jalan provinsi di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Kamis (1/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Hujan lebat pada Rabu (30/6/2021) malam memicu pergerakan tanah di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen.

Akibatnya, tebing sisi jalan provinsi di kawasan hutan Gledug, longsor hingga material tanah menutup badan jalan di bawahnya.

Kejadian ini membuat akses jalan dari Sempor menuju Sampang, maupun sebaliknya, terputus.

Jalan itu sekaligus menjadi akses yang menghubungkan dua Kabupaten, Banjarnegara dan Kebumen.

Longsor bahkan terjadi di beberapa titik di sepanjang jalan itu.

"Longsor menimbun jalan sebanyak 6 titik, dua di antaranya menutup togal jalan," kata Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid, Pemkab Kebumen Larang ASN Pergi Dinas ke Luar Kota. Rapat Harus Virtual

Baca juga: Hilang 2 Hari, Pemancing yang Tersapu Ombak di Pantai Logending Kebumen Ditemukan Meninggal

Baca juga: Baru Saja Lempar Kail, Pemancing di Pantai Logending Kebumen Hilang Tersapu Ombak Tinggi

Baca juga: Ngakunya Dapat Bisikan Tuhan, Pria Paruh Baya di Desa Semanding Kebumen Ini Bacok Tetangganya

Adapun jalan yang tertutup material longsor berada sekitar 1 km sebelah utara jembatan Kalianget, material longsor menutup lebar jalan.

Sekitar 800 meter dari lokasi kejadian itu, juga terjadi longsor hingga menutup jalan dengan volume panjang 6 meter, lebar 6 meter dan tinggi 2 meter.

Nahas, beberapa kendaraan sempat melintas saat longsor terjadi. Akibatnya, beberapa kendaraan sempat terjebak di antara titik longsor.

"Terjebak di antara dua titik longsor, maju mundur kena, " katanya.

Informasi terakhir, arus lalu lintas di wilayah itu sudah mulai lancar. Jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4 menggunakan sistem buka tutup atau bergantian.

Sementara, hingga Kamis siang, alat berat masih bekerja membersihkan jalan dari material longsor. (*)

Baca juga: Berikut Daftar RT Zona Merah dan Oranye Penyebaran Covid di Banyumas

Baca juga: Bantu Warga Jalani Isolasi Mandiri, Pemkot Salatiga Siapkan Bantuan Sembako Rp 200 Ribu/KK

Baca juga: Syarat Bepergian Jarak Jauh Naik Transportasi Umum saat PPKM Darurat: Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Baca juga: Kasus Melandai, Posko Gabungan Penanganan Covid di Kudus Dibubarkan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved