Breaking News:

Penanganan Corona

SD di 4 Desa di Pati Jadi Tempat Karantina Terpusat, Tangani Karyawan Positif Covid PT Dua Kelinci

Bupati Pati Haryanto meninjau sejumlah tempat karantina terpusat yang disediakan sebagai penanganan munculnya klaster Covid-19 di pabrik Dua Kelinci.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto saat meninjau sekolah dasar di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, yang akan dimanfaatkan sebagai tempat karantina karyawan Pabrik Dua Kelinci yang positif Covid-19, Sabtu (19/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto meninjau sejumlah tempat karantina terpusat yang disediakan sebagai penanganan munculnya klaster Covid-19 di pabrik Dua Kelinci, Sabtu (19/6/2021).

Tempat karantina tersebut, di antaranya akan memanfaatkan bangunan sekolah dasar (SD) di empat desa di wilayah Kecamatan Margorejo, yakni Jambean Kidul, Bumirejo, Sokokulon, dan Pegandan.

Desa-desa tersebut merupakan wilayah tempat tinggal sejumlah karyawan Dua Kelinci yang positif Covid-19.

Kapolres AKBP Arie Prasetya Syafaat dan Dandim Letkol Czi Adi Ilham Zamani beserta jajaran Satgas Penanganan Covid-19 turut serta dalam peninjauan ini.

"Di empat desa disediakan tempat isolasi terpusat. Hal ini untuk memastikan bahwa munculnya klaster Covid-19 di Dua Kelinci tertangani secara baik," tutur Bupati Pati Haryanto.

Baca juga: 13 Persen Karyawan PT Dua Kelinci Positif Covid-19, Ini Hasil Monitoring Bupati Pati

Baca juga: Delapan Ruas Jalan di Pati Bakal Ditutup Mulai Pukul 20.00, Berlaku Hingga Senin 28 Juni 2021

Baca juga: Manipulasi Transaksi di Marketplace, Warga Tayu Pati Ini Coba Raup Cashback Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: 40 Personel Brimob dari Mabes Polri Diterjunkan ke Pati, Bantu Penanganan Covid-19

Ia menjelaskan, penyediaan tempat karantina tambahan tersebut merupakan langkah penanganan dari pemerintah desa bersama pihak perusahaan.

"Kami ucapkan terima kasih atas langkah pihak desa dan perusahaan. Jadi, tempatnya di desa dan sarprasnya (antara lain kasur dan bantal) disediakan perusahaan," ujar dia.

Haryanto berharap, karyawan Dua Kelinci yang tengah menjalani karantina bisa segera sembuh dan segera kembali beraktivitas.

"Sebagian sudah selesai masa inkubasinya dan sudah dinyatakan sembuh. Adapun yang lain, kalau kami hitung pelaksanaan swab sejak awal Juni, pekan depan sudah banyak yang selesai (isolasi). Semuanya, di wilayah Margorejo, sama-sama membantu agar penanganan klaster dua kelinci bisa terselesaikan," ujar dia.

Sementara, Perwakilan Tim Siaga Covid-19 Dua Kelinci Tofan Rudiyanto menjelaskan, pihaknya bersama pemdes memutuskan menggunakan bangunan SD sebagai tempat karantina karena sekolah masih libur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved