Breaking News:

Berita Kriminal

Tiga Penjual Togel di Banyumas Ditangkap, Dilaporkan Warga ke Polisi karena Meresahkan

Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas mengamakan tiga orang yang diduga menjual togel di tiga kecamatan berbeda.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas memeriksa seorang penjual togel di Banyumas, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas mengamakan tiga orang yang diduga menjual togel di tiga kecamatan berbeda.

Polisi mengamankan AA (34), warga Kecamatan Gumelar, yang diduga menjual togel jenis Hongkong, Minggu (13/6/2021).

"Kami mendapati informasi, yang bersangkutan kerap menjual togel di warung kelontong. Ternyata benar, tim mendapati AA sedang menjual togel di warung kelontong dan akhirnya kami amankan," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry dalam rilis yang diterima, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021

Baca juga: Fotografer Pernikahan di Banyumas Protes: Pas Momen Ramai, Hajatan Dilarang

Baca juga: Puskesmas Baturraden 2 Akhirnya Mulai Dibangun, Dinkes Banyumas: Proyek Ini Tertunda Sejak 2018

Baca juga: Kuwemas Siap Bantu Pemkab Banyumas, Sosialisasikan SOP Hajatan Hingga Tingkat Desa

AA diamankan di sebuah warung kelontong di Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, dengan barang bukti satu unit handphone, uang tunai Rp 20 ribu, hingga kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Hari berikutnya, Senin (14/6/2021), Satreskrim Polresta Banyumas mendapati informasi adanya penjualan togel di Kecamatan Sumbang dan Kecamatan Sumpiuh.

Dari informasi tersebut, polisi membagi dua tim untuk menangkap pelaku.

Di Kecamatan Sumbang, mereka mengamankan WAS (44), yang menjual togel kepada warga sekitar.

Tim Satreskrim juga mengamankan SRM (47), di sebuah tempat di Kecamatan Sumpiuh.

Kali ini, nominal uang hasil penjualan togel yang diamankan dari tersangka SRM cukup besar, yakni Rp 475 ribu.

"Modusnya sama, yang bersangkutan ini menerima pemasangan togel dari para pembeli. Kemudian yang bersangkutan mencatat di buku hingga akhirnya menggunakan handphone untuk memasang togel secara online," katanya.

Baca juga: Virus Covid Varian Delta Mudah Menulari Anak Muda, Gejala yang Muncul di Antaranya Pilek

Baca juga: Bupati Hartopo Heran, Kasus Covid Varian Delta di Kudus Banyak: Kok Bisa, Tertular dari Mana?

Baca juga: Bupati Sragen Dorong Perluasan Vaksinasi Covid bagi Lansia, Berharap Herd Immunity Segera Terbentuk

Baca juga: 25 Dosen dan Pegawai UNS Solo Positif Covid, Kegiatan di Kampus Dibatasi Mulai 18-25 Juni

Selain mengamakan ketiganya, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Kami mengamankan barang bukti uang pasangan togel sebesar Rp 67 ribu, kartu ATM untuk transfer ke akun judi togel online, serta satu unit handphone yang digunakan sebagai sarana," jelasnya.

Atas perbuatannya, ketiga terduga pelaku dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) ke-2e KUHP Jo Pasal 2 Ayat (1) UU RI No 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved