Berita Tegal Hari Ini
Cerita Kompak Warga RW 08 Mintaragen Kota Tegal Terapkan Jogo Tonggo, Berslogan 'Mamakece Papakece'
Jogo Tonggo di RW 08 Kelurahan Mintaragen, juga sukses menerapkan program ketahanan pangan dengan membudidayakan lele dan berkebun sayur.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
"Sedangkan tanaman toga menjadi bahan membuat jamu gratis untuk masyarakat," jelasnya.
Paryo mengatakan, kekompakan masyarakat dilingkungannya dalam Jogo Tonggo juga diperlihatkan ketika ada pemberian bantuan sembako.
Data masyarakat tidak mampu yang disetorkan kepada pemerintah kota berjumlah 202 kartu keluarga (KK).
Tapi realisasinya yang didapatkan hanya 120 sembako.
Kemudian menurut Paryo, masyarakat yang mampu bersama-sama menggalang dana.
Dana yang terkumpul lalu dibelanjakan sembako untuk menutup kekurangan bantuan sembako dari Pemkot Tegal.
"Nah kekurangan inilah, teman-teman bergerak mencari orang yang mampu."
"Sehingga sejumlah 202 KK dapat semua," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Dikepras untuk Pelebaran Jalan, Tebing di Sikenong Wanayasa Banjarnegara Longsor. Jalan Desa Putus
Baca juga: Doa Keluarga Syahrian Abimanyu di Banjarnegara: Timnas Indonesia Menang Lawan Vietnam
Berslogan Mamakece Papakece
Paryo mengatakan, keberhasilan lingkungannya dalam menerapkan prinsip Jogo Tonggo tidak berlangsung mudah begitu saja.
Tetap ada kesulitan dan hambatan.
Seperti saat menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.
Ia, para pemuda, tokoh masyarakat, dan kader ibu-ibu terbiasa dengan cemoohan.
Paryo menceritakan, ia dan tokoh masyarakat pernah mengingatkan masyarakat terkait protokol kesehatan saat pelaksanaan salat Jumat.
Karena aturan shaft antar jamaah memang harus jaga jarak.