Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Kebakaran Pasar Sukorejo Kendal, Api Diduga Muncul dari Warung Makan, 12 Kios Ludes Terbakar

Kebakaran Pasar Sukorejo, Kabupaten Kendal pada Senin (7/6/2021) malam, diduga berasal dari sebuah warung makan.

ISTIMEWA
Saat api menjalar di beberapa kios Pasar Sukorejo Kendal, Senin (7/6/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kebakaran melanda Pasar Sukorejo, Kabupaten Kendal pada Senin (7/6/2021) malam.

Lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal, Tony Ari Wibowo mengatakan, api diduga muncul pertama kali pada pukul 20.00.

Katanya, menurut keterangan warga, percikan api pertama kali terlihat dari sebuah warung makan di kios pasar. 

Baca juga: Penataan Ulang Empat RTH di Kendal, Dikonsep Bisa Jadi Ruang Interaksi Sosial Warga

Baca juga: Realisasikan Janji Bupati Dico di Kendal, Tiap Dusun Dapat Bantuan Dana Khusus, Minimal Rp 100 Juta

Baca juga: Penumpang KMP Kalibodri Rute Kendal-Kumai Melonjak, Calon Penumpang Cukup Pakai Hasil Rapid Tes

Baca juga: Penghuni Lapas Kendal yang Terpapar Bakal Dites Swab Ulang, Disesuaikan Masa Berakhirnya Karantina

Angin yang berhembus cukup kencang menyebabkan api cepat merambat di beberapa kios pasar bagian selatan.

"Awalnya diperkirakan api muncul satu jam lalu."

"Lima mobil damkar dikerahkan dari sektor Boja 1, Sukorejo, dan Kendal," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (7/6/2021).

Kata Tony, sekira 12 kios dan 1 los tenpat jualan daging terbakar.

Petugas berhasil memadamkan kobaran api melalui 5 mobil damkar dan 1 hydrant yang mengalir air cukup deras. 

Hasilnya, puluhan kios yang berada di sekitar kios terbakar berhasil diamankan. 

"Sementara hitungan kami ada 12 kios dan 1 los daging yang terbakar," ujarnya.

Tony menegaskan, saat ini petugas dalam proses pendinginan kios yang terbakar.

Dengan prakiraan luasan lahan yang terbakar 10x20 meter. 

"Kami masih konsentrasi pendinginan."

"Alhamdulillah tidak ada korban," terangnya. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Diduga Korban Malapraktik. Tangan Warga Sudagaran Banyumas Harus Diamputasi Gara-gara Sakit Perut

Baca juga: Tak Perlu Mondar-mandir di Dinas, Urus Izin Usaha di Banyumas Kini Cukup Lewat Aplikasi OSS-RBO

Baca juga: PKL Alun-alun Purwokerto Protes, Bubarkan Pedagang Disemprot Disinfektan Gunakan Mobil Damkar

Baca juga: Stasiun Purwokerto Tambah Jam Layanan Rapid Test dan Genose sampai Pukul 21.00 WIB, Setiap Hari

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved