Breaking News:

Berita Bisnis

Bermasalah pada Ban dan Sabuk Pengaman, Tesla Tarik Ribuan Mobil yang Dipasarkan di AS dan China

Ribuan kendaraan milik Tesla di AS, ditarik dari peredaran, Kamis (3/6/2021).

Kompas.com/Business Insider
CEO Tesla Elon Musk. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PALO ALTO - Ribuan kendaraan milik Tesla di AS, ditarik dari peredaran, Kamis (3/6/2021). Penarikan oleh perusahaan teknologi ini dilakukan lantaran kendaraan-kendaraan tersebut mengalami masalah keamanan yang dapat memicu kecelakaan.

Dilansir The Hill, Tesla juga menarik ratusan mobilnya di China.

Dalam pernyataannya, Tesla mengatakan, masalah keamanan yang dimaksud ada pada sabuk pengaman dan ban.

Tesla, dalam pemberitahuan pada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), menyatakan bahwa mereka menarik 5.530 kendaraan Model 3 dari 2018 hingga 2020.

Baca juga: Dinilai Punya Cadangan Nikel Berlimpah, Indonesia Bakal Dipilih Tesla sebagai Lokasi Pabrik Baterai

Baca juga: Alami Gejala Flu, Bos Tesla Elon Musk Tes Covid-19 4 Kali Sehari. Hasilnya Bikin Bingung

Baca juga: DFSK Buka Pemesanan Perdana Mobil Listrik Gelora E, Minibus atau Blind Van, Segini Harganya

Baca juga: Ganti Mobil Dinas, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Ganti Pakai Mobil Listrik

Tesla juga menarik mobil Model Y dari 2019 hingga 2021, dengan mengatakan bahwa sabuk bahu kursi depan mungkin tidak terpasang secara benar.

2.166 kendaraan Model Y, dari 2019 hingga 2021, juga ditarik karena ada potensi masalah dengan pengencang yang mengamankan retraktor sabuk pengaman baris kedua kiri dan kanan.

Tesla menambahkan, dalam pernyataannya, bahwa mereka sedang bekerja untuk memperbaiki masalah itu.

Sementara itu, China juga mengumumkan bahwa Tesla telah menarik lebih dari 700 mobil listrik Model 3 karena masalah sabuk pengaman atau masalah ban.

Mobil-mobil yang sudah beredar ini terpaksa ditarik karena ada masalah keamanan penting yang dapat meningkatkan risiko tabrakan.

Agensi China mengatakan, Tesla akan memberi tahu pemilik mobil yang terkena dampak, serta melakukan inspeksi dan perbaikan gratis.

Baca juga: Tolak Beri Uang THR, Pedagang Buah di Bobotsari Purbalingga Dikeroyok Tukang Palak

Baca juga: 30 Relawan di Banyumas Ikuti Pelatihan Reaksi Cepat Penanganan Bencana, Ini Materi yang Didapat

Baca juga: 505 Calon Jemaah Haji Solo Batal Lagi Berangkat ke Tanah Suci, Kemenag: Belum Ada yang Tarik Dana

Baca juga: Kantor Kelurahan Bambankerep Kosong saat Jam Kerja Mulai, Wali Kota Semarang: Pagi-pagi Kena Prank

Penarikan ini yang kesekian kali selama penjualan mobil Tesla. Tercatat, perusahaan milik Elon Musk ini sudah menarik 5.974 kendaraan Model 3 dari 2019 hingga 2021.

Sementara, dari 2020 hingga 2021, Model Y juga ditarik karena ada kemungkinan baut kaliper rem kendor.

Sebelumnya, NHTSA mengatakan, pada bulan Februari, bahwa Tesla sudah menarik ribuan sedan dan SUV karena masalah dengan layar sentuh.

Sekitar 135.000 mobil dikabarkan terkena dampak penarikan layar sentuh itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tesla Tarik Ribuan Mobil di AS dan China, Diduga Masalah Keamanan".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved