Breaking News:

Berita Kebumen Hari Ini

Acara Hajatan di Kebumen Sudah Diperbolehkan, Tapi Ini Syaratnya

Pemkab Kebumen: untuk kegiatan kemasyarakatan lain di wilayah yang masuk zona hijau dan kuning, peserta dibatasi hanya 50 persen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemkab Kebumen mengizinkan kembali pelaksanaan kegiatan masyarakat di ruang publik.

Dengan syarat, kegiatan tersebut harus dibatasi 25 persen.

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto mengatakan, ini sesuai arahan Kemendagri pada 17 Mei 2021. 

Baca juga: Misteri Hilangnya Lansia Asal Jetis Cilacap Terungkap, Ditemukan Tewas di Sungai Bodo Kebumen

Baca juga: Wisata Perahu Waduk Sempor Kebumen Ramai, Pengelola Wajibkan Penumpang Pakai Jaket Pelampung

Baca juga: Sidak ke Tempat Wisata, Bupati Kebumen Ancam Tutup Lokasi yang Tak Disiplin Terapkan Prokes

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan saat Melaut, Polres Kebumen Tak Bosan Ingatkan Nelayan Pakai Jaket Pelampung

"Masyarakat boleh mengadakan kegiatan kemasyarakatan dengan catatan kapasitasnya harus 25 persen," ujar Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/5/2021).

Kegiatan kemasyarakatan yang dimaksud semisal hajatan pernikahan atau khitanan. 

Dia mencontohkan, jika kapasitas acara itu diisi 100 orang, maka yang boleh masuk mengikuti kegiatan 25 orang.

Warga di luar itu masih bisa mengikuti acara secara bergantian. 

Bisa juga pemilik hajat membagi kehadiran tamu undangannya di waktu yang berbeda sehingga tidak terjadi penumpukan orang atau kerumunan. 

Di lain sisi, Arif menggarisbawahi, untuk kegiatan kemasyarakatan lain di wilayah yang masuk zona hijau dan kuning, peserta dibatasi hanya 50 persen.

Termasuk kegiatan jamaah di masjid, kegiatan salawatan, dan kegiatan pentas seni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved