Berita Tegal Hari Ini
Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer
Dengan tuntasnya pembangunan jalan nasional sepanjang 17,4 kilometer ini bakal mendukung konektivitas dan kelancaran lalu lintas Brebes dan Tegal.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal sepanjang 17,4 kilometer telah selesai.
Ada yang unik dalam pembangunan jalan lingkar di wilayah Jawa Tengah itu.
Konstruksi jalan ini mayoritas dibangun di atas lahan dengan struktur rawa.
Sehingga, dalam pengerjaannya menerapkan teknologi Prefabricated Vertical Drain (PVD) dan Prefabricated Horizontal Drain (PHD).
Hal ini dilakukan untuk mempercepat waktu pelaksanaan dibandingkan dengan sistem timbunan.
Meski demikian, harus dilakukan uji laik fungsi (ULF) terlebih dahulu agar aman dilalui pengendara sebelum pengoperasian jalan tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala BBPJN Jawa Tengah, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Satrio Sugeng Prayitno.
Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Vaksinasi Kembali Gaspol di Jateng, Utamanya Brebes Karena Capaian Rendah
Baca juga: Minta Petugas Pulang, Keluarga di Brebes Malah Bongkar Peti dan Memandikan Jenazah Pasien Covid-19
Baca juga: Wisata Liar di Lahan Milik PT Pelindo, Disporapar Kota Tegal: Hari Ini Sudah Kami Tutup
Baca juga: Dua Kelurahan Ini, Paling Banyak Kasus DBD di Kota Tegal
"Saat ini, sudah dilakukan audit keselamatan dan sedang menunggu hasil agar segera dapat dilalui oleh masyarakat,” ujar Satrio seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (21/5/2021).
Dengan tuntasnya pembangunan jalan nasional sepanjang 17,4 kilometer ini bakal mendukung konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas di Brebes dan Tegal.
Kedua wilayah itu tengah didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi wilayah di koridor Pantura Jateng.
Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaja mengatakan, konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas logistik (barang dan jasa) dan manusia lebih efisien.
"Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan perekonomian wilayah juga ikut mengalami peningkatan," tutur Endra.
Menurut Endra, Brebes dan Tegal memiliki banyak potensi untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan wilayah.
Sehingga, kehadiran jalan lingkar ini dapat melengkapi struktur jaringan jalan nasional di Pantura yang komplementer dengan jaringan Tol Trans Jawa.
Jadi, arus logistik melalui Pantura Jawa dapat terjamin baik kelancaran dan keselamatannya.
Pembangunan jalan arteri ini dimulai sejak kontrak 19 Desember 2019 dan telah selesai Mei 2021 yang dilengkapi penerangan dan marka jalan.
Konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal menggunakan APBN senilai Rp 223 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Keberadaan jalan ini diharapkan juga mendukung kelancaraan arus lalin, khususnya di Brebes.
Sebab, jalur Pantura yang masuk dalam Kota Brebes akan memiliki jalur alternatif.
Dengan demikian, jalan dalam kota lebih awet karena tidak dilintasi kendaraan besar sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan nasional wilayah Brebes. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalan Lingkar Tuntas Dibangun, Brebes-Tegal Bakal Melesat"
Baca juga: Relawan SAR Karanganyar Laporkan Warga Berinisial H, Dugaan Ujaran Kebencian Melalui Medsos
Baca juga: Wisata Perahu Waduk Sempor Kebumen Ramai, Pengelola Wajibkan Penumpang Pakai Jaket Pelampung
Baca juga: Gempa 6,2 SR Dirasakan Warga Hingga Wilayah Cilacap, Berpusat di Blitar Pukul 19.09
Baca juga: 2 Kecamatan Jadi Percontohan Penanganan Kasus Stunting, Ditangani Forum Jaga Stunting Banyumas