Berita Banyumas
2 Kecamatan Jadi Percontohan Penanganan Kasus Stunting, Ditangani Forum Jaga Stunting Banyumas
Pemkab Banyumas membentuk Forum Jaga Stunting Banyumas untuk mengatasi kasus gagal tumbuh kembang pada anak.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Stunting merupakan isu nasional yang harus diatasi di masing-masing daerah. Itu sebabnya, di Kabupaten Banyumas, ada sedikitnya enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani kasus gagal tumbuh kembang pada anak tersebut.
Enam OPD itu adalah Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Dindik), Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim), DPPKBP3A, Dinpertan KP, dan Dinsospermasdes.
Kerja keenam dinas tersebut dibawah kendali satu koordinator, yaitu Bappedalitbang.
Kasi Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan Desa, Dinamika Asasi Pancasilani, mengatakan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermasdes) memiliki peranan penting mengatasi stunting di desa.
"Maka, untuk kegiatan penanganan stunting, lebih difokuskan pada penguatan peran kader Lembaga Kemasyarakatan Desa dalam upaya penurunan stunting di desa dengan dikoordinir tingkat Kecamatan," jelas Dina, sapaannya, dalam rilis yang diterima, Jumat (21/05/2021).
Baca juga: Curi Perhiasan Emas Majikan di Pabuwaran Banyumas, Seorang ART dan Kekasihnya Diamankan Polisi
Baca juga: Warga Pajerukan Banyumas Tewas di Embung Belakang SMK Pertanian Kalibagor, Pamit Cari Biawak
Baca juga: ASI Bisa Mencegah Stunting, Ini Tanaman yang Bisa Memperlancar Air Susu Ibu
Baca juga: Gelontor 3 Ton Benih Padi Varietas Inpari IR Nutri Zinc, Bupati Banyumas Giatkan Pencegahan Stunting
Untuk mempermudah koordinasi dan sosialisasi maka akan dibentuk Forum Jatingmas yaitu Forum Jaga Stunting Banyumas.
Rencananya, sebagai proyek percontohan, upaya mengatasi stunting akan diterapkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Cilongok dan Ajibarang.
Kedua kecamatan ini dininlai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya, Kecamatan Cilongok dan Ajibarang memiliki beberapa desa lokus intervensi stunting tahun 2021 dan 2022, dan merupakan representasi kecamatan dengan jumlah desa cukup banyak.
Jika program ini berhasil, diharapkan dapat meningkatkan motivasi kecamatan lain dalam upaya penurunan stunting.
Baca juga: Bupati Purbalingga Minta OPD Prioritaskan Pembangunan Fisik dari DAK: Jangan Sampai Kembali ke Pusat
Baca juga: Kasus Video Syur Bu Kadus di Kendal Diselidiki: Diduga Pernah Beredar 2017, Polisi Periksa 3 Saksi
Baca juga: Wisata Perahu Waduk Sempor Kebumen Ramai, Pengelola Wajibkan Penumpang Pakai Jaket Pelampung
Baca juga: Selamat, Cilacap Raih Penghargaan WTP Kelima dari BPK
Dina menambahkan, tujuan pembentukan forum Jatingmas Tingkat Kecamatan adalah memudahkan koordinasi tugas para kader Lembaga Kemasyarakatan Desa yang terkait penanganan stunting.
Meningkatkan motivasi para kader sehingga pergantian personel dapat dihindari serta meminimalkan overlapping tugas di lapangan antar para kader Lembaga Kemasyarakatan Desa.
Melalui forum ini, diharapkan, upaya penurunan stunting di Kabupaten Banyumas efektif.
Forum ini bekerja menyasar para kader LKD yang selama ini berperan dalam advokasi stunting di desa, dengan difasilitasi kecamatan. (tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-pembentukan-forum-jaga-stunting-banyumas-di-dinsospermades-jumat-2152021.jpg)