Breaking News:

Berita Brebes

Minta Petugas Pulang, Keluarga di Brebes Malah Bongkar Peti dan Memandikan Jenazah Pasien Covid-19

Aksi nekat membongkar peti dan memandikan jenazah pasien Covid-19 terjadi lagi. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Brebes, saat prosesi pemakaman.

Editor: rika irawati
kompas.com
Ilustrasi virus corona yang menjadi pandemi global. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Aksi nekat membongkar peti dan memandikan jenazah pasien Covid-19 terjadi lagi. Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Brebes, sesaat sebelum prosesi pemakaman dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes dr Sartono melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Imam Budi Santoso mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi bertepatan Hari Raya IdulFitri, Kamis 13 Mei 2021.

"Iya, betul, kejadiannya memang ada. Dan sudah kami tindaklanjuti," kata Imam, dikutip dari Kompas.com, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Lagi-lagi Brebes Jadi Sorotan, Kini Soal Capaian Vaksinasi Terendah di Jawa Tengah

Baca juga: 4.706 Kendaraan Diputarbalikkan saat Berusaha Masuk Jateng, Terbanyak di Brebes dan Wonogiri

Baca juga: Cuma Diberi THR Rp 50 Ribu, Alasan Mogok Kerja Ratusan Buruh Pabrik Aksesoris Sepatu di Brebes

Baca juga: Semua Kendaraan Bakal Dikanalisasi, 500 Meter Sebelum Exit Tol Pejagan Brebes

Imam menjelaskan, kejadian pembongkaran peti jenazah pasien Covid-19 terjadi di sebuah tempat pemakaman. Ada delapan orang yang diketahui terlibat di dalamnya.

Saat itu, seorang pasien berinisial A (50), meninggal dunia dengan status positif Covid-19 di RSUD Margono Purwokerto dan dibawa ke Brebes dengan ambulans.

"Meninggal pukul 02.00 pagi, sampai ke Brebes sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung ke tempat pemakaman," kata Imam.

Oleh petugas medis, jenazah yang masih dalam peti kemudian diserahterimakan ke petugas yang mengurus kematian untuk langsung disalati.

Selesai disalati, keluarga pasien mempersilahkan petugas dan anggota Satgas pulang agar bisa mengikuti salat Idulfitri.

"Keluarga meminta petugas pulang. Untuk pemakaman akan diurus anggota keluarga karena mengaku ada yang bisa memasukkan ke liang lahat dan memimpin prosesi doa," kata Imam.

Setelah petugas pulang, di luar dugaan, justru anggota keluarga nekat membongkar peti dan memandikan jenazah sebelum dimakamkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved