Breaking News:

Teror Virus Corona

WHO Prediksi Wabah Covid-19 Tahun Ini Lebih Parah, Dipicu Program Vaksinasi yang Turun

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan datangnya wabah Covid-19 yang lebih parah pada tahun ini.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi. Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JENEWA - Pandemi Covid-19 diperkirakan belum akan berakhir meski vaksinasi telah berjalan di sejumlah negara. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan datangnya wabah Covid-19 yang lebih parah pada tahun ini.

Badan kesehatan di bawah PBB itu menyerukan agar skema COVAX, pemberian vaksin ke negara miskin, bisa digenjot.

Dalam konferensi pers, Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyoroti mulai turunnya proses vaksinasi di dunia.

Baca juga: WHO Sarankan Negara Kampanyekan Manfaat Vaksin Covid-19, Bukan Mewajibkan Vaksinasi

Baca juga: Hanya Dijatah 20 Persen dari Jumlah Penduduk, Indonesia Bakal Dapat Subsidi Vaksin Covid-19 dari WHO

Baca juga: WHO Pastikan, Anak Muda Sehat Baru Dapat Vaksin Covid-19 Mulai 2022

Baca juga: WHO Peringatkan 10 Negara Penyumbang 70 Persen Kasus Kematian Akibat Covid-19

Tedros menyoroti bagaimana negara kaya hanya fokus pada inokulasi warganya, seakan tak peduli pada negara menengah ke bawah.

"Kita di tengah jalur bahwa pandemi Covid-19 di tahun ini bakal lebih parah daripada sebelumnya," ujar Tedros.

Karena itu, WHO meminta agar negara kaya mempertimbangkan lagi memvaksinasi warganya yang berusia muda.

Vaksin itu, menurut Tedros, sebaiknya didistribusikan ke negara yang lebih membutuhkan melalui skema COVAX.

Badan kesehatan tersebut mengkritik pemerintah yang hanya peduli untuk memberikan vaksin ke 100 persen warganya.

Dilansir Russian Today, Jumat (14/5/2021), menurut WHO, seharusnya, semua negara bekerja sama menangkal virus corona dalam skala global.

Tedros menerangkan, dia memaklumi jika negara tersebut mengedepankan pendekatan mengentaskan urusan domestik mereka.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved