Larangan Mudik Lebaran
Satu Pemudik Positif Covid-19, Hasil Penyekatan di Pos Ketapang Cepu Blora
Untuk satu warga yang ditemukan hasil tesnya positif, pihaknya koordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dan akhirnya diputarbalikkan.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Satgas Operasi Ketupat Candi 2021 melakukan penyekatan di perbatasan Blora-Bojonegoro tepatnya di Pos Ketapang Cepu, Kamis (6/5/2021).
Penyekatan kali ini memeriksa puluhan kendaraan yang masuk ke Blora, utamanya yang berpelat luar daerah.
Kasatlantas Polres Blora, AKP Edi Sukamto mengatakan, ada 87 kendaraan yang pihaknya periksa.
Dari semua kendaraan tersebut, 9 mobil dan 18 sepada motor diputar balik.
Baca juga: Buntut Aksi Premanisme di Pasar Jepon Blora, Empat Oknum Anggota Ormas Ditangkap, Begini Ceritanya
Baca juga: Aksi Premanisme Terjadi di Pasar Jepon Blora, Minta Uang Rp 1 Juta, Pelaku Oknum Anggota Ormas
Baca juga: Alun-alun Blora Ditutup Tiap Akhir Pekan, Lampu Tempat Publik Juga Dimatikan Mulai Pukul 22.00
Baca juga: Awas Penipuan Gunakan Nama Bupati Blora, Modus Galang Donasi Buat Pondok dan Yayasan
"Beberapa kami putar balik, terutama kendaraan yang dari luar kota."
"Namun ada juga pengendara motor yang tidak tertib seperti melanggar pelanggaran kasat mata, maka langsung kami putarbalikkan," kata AKP Edi kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (6/5/2021).
Dalam penyekatan tersebut juga melibatkan petugas Kodim 0721 Blora, Satpol PP, Dishub, Dinkes, dan BPBD.
Selain melakukan pemeriksaan surat dan identitas kendaraan, petugas kesehatan juga melakukan tes swab antigen secara acak.
Dimana jika ditemukan pengendara dari luar kota akan dilakukan test swab antigen.
Dari sejumlah pemudik yang dilakukan swab antigen dengan ditemukan satu positif.
Sementara itu, untuk satu warga yang ditemukan hasil tesnya positif, pihaknya koordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dan akhirnya diputarbalikkan.
"Setelah hasilnya positif dirujuk ke rumah sakit atau Puskesmas."
"Diberikan surat pernyataan atau surat keterangan dari tim gugus tugas, kemudian dilakukan koordinasi dengan gugus tugas asal."
"Yakni untuk pengembalian atau putar balik untuk dilakukan yaitu isolasi mandiri di wilayah tempat asalnya," kata dia.
AKP Edi melanjutkan, selain melakukan penyekatan petugas gabungan juga memberikan edukasi larangan mudik.