Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Alun-alun Blora Ditutup Tiap Akhir Pekan, Lampu Tempat Publik Juga Dimatikan Mulai Pukul 22.00

Pemberlakuan penutupan dan pembatasan saat malam hari di Kabupaten Blora ini berlangsung bersamaan dengan Operasi Ketupat Candi 2021.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Bupati Blora Arief Rohman. 

TRIBUBANYUMAS.COM, BLORA - Pemkab Blora bakal menutup Alun-alun setiap malam Sabtu dan Minggu.

Penutupan itu dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan warga.

“Pusat-pusat keramaian seperti alun-alun, Kridosono, dan Taman Seribu Lampu ini nanti kami minta pukul 22.00 mulai ditertibkan."

"Khusus malam Sabtu dan Minggu, alun-alun akan kami tutup,” ujar Bupati Blora, Arief Rohman kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: 800 Pemudik Sudah Berada di Blora, Kamis Mulai Optimalisasi Pos Penyekatan Perbatasan

Baca juga: Awas Penipuan Gunakan Nama Bupati Blora, Modus Galang Donasi Buat Pondok dan Yayasan

Baca juga: Makin Dimatangkan Pemkab Blora, Rencana Maskapai Wings Air Mendarat di Bandara Ngloram Cepu

Baca juga: Petugas Temukan Kerupuk Mengandung Bahan Kimia Berbahaya di Pasar Jepon Blora, Curiga dari Warna

Arief mengatakan, penutupan alun-alun bakal dilakukan mulai akhir pekan ini.

Kemudian untuk di Bilangan Kridosono, lampunya akan dimatikan pada pukul 22.00.

“Biar tidak terjadi kerumunan, biasanya kalau tidak diantisipasi bisa kerumunannya sampai malam bahkan pagi hari,” ujar Arief.

Pemberlakuan penutupan dan pembatasan saat malam hari di Kabupaten Blora ini berlangsung bersamaan dengan Operasi Ketupat Candi 2021.

Hal itu dilakukan lantaran sebelumnya, kata Arief, pihaknya menerima laporan bahwa di Alun-alun Blora malam akhir pekan yang lalu warga berkumpul jumlahnya dua kali lipat dari biasanya.

“Keramaian yang ada di alun-alun mungkin sudah ada saudara-saudara yang mudik duluan."

"Baik di alun-alun, Kridosono, dan Taman Seribu Lampu ini jumlah pengunjung dan penumpukannya sudah lebih dari dua kali lipat dari biasanya,” kata dia.

Kemudian untuk mengantisipasi kerumunan di pusat perbelanjaan, kata Arief, akan dikerahkan Satpol PP dibantu TNI, Polri dalam rangka mendisiplinkan protokol kesehatan.

“Jadi pengunjung harus bermasker juga kami atur ritmenya."

"Ini harapan kami tidak ada penumpukan di klaster belanja,” katanya. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Jalur Pantura Kota Tegal Makin Dipadati Pemudik Motor, Hari Ini Puncak Mudik Dini

Baca juga: Pecah Ban di Tol Pejagan-Pemalang, Bus Haryanto Oleng dan Berakhir di Persawahan Kertasari Tegal

Baca juga: Suroso Sebut Ada Enam Terminal Siluman di Pemalang, Berikut Data Rincinya

Baca juga: Siap-siap Ditilang, Travel Gelap yang Terjaring di Pemalang saat Larangan Mudik Lebaran Berlangsung

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved