Berita Kriminal
Gondol 3 Motor seusai Kencan di Hotel di Kabupaten Semarang, Agus: Ada 3 Anak yang Harus Dihidupi
Tiga wanita menjadi korban pencurian kendaraan bermotor oleh seorang pria bernama Agus Prasetyo (38), seusai diajak kencan di sebuah hotel.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Nasib apes menimpa tiga orang perempuan di Kabupaten Semarang, masing-masing adalah SPMW, IMJ, dan ES.
Ketiganya menjadi korban pencurian kendaraan bermotor oleh seorang pria bernama Agus Prasetyo (38), seusai diajak kencan di sebuah hotel.
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, dalam menjalankan aksinya, Agus menggunakan modus mengajak korban bertemu kemudian kencan di sebuah hotel.
"Setelah berhubungan badan, ketika korban sedang membersihkan diri, pelaku membawa kabur motor milik korban. Tidak hanya itu, barang berharga lain, semisal uang tunai dan handphone, turut diambil pelaku," terangnya dalam gelar perkara di Mapolres Semarang, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Pengusaha Ngadu ke Dewan, Kena Pungli Izin Usaha di Kabupaten Semarang
Baca juga: Takmir Masjid di Kabupaten Semarang Wajib Lapor ke Polsek setempat Jika Ingin Gelar Salat Idulftri
Baca juga: 77 Dusun di Kabupaten Semarang Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan 163 Tanki Air Bersih
Baca juga: Jejak Batik Patroon Ambarawa Terungkap dari Arsip di Belanda, Ada 18 Pola yang Dikembangkan
Menurut AKBP Wibowo, kejadian tersebut terjadi sekira periode Maret sampai April 2021.
Dari hasil keterangan Agus, para korban diberi iming-iming uang senilai Rp 600 ribu agar mau diajak kencan.
Ia menambahkan, dari hasil pengungkapan kasus tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Scoopy, Vario, dan Beat. Kemudian, tiga buah handphone dari berbagai merk, dan uang tunai total Rp 250 ribu.
"Terhadap tersangka, dikenakan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Adapun lokasi yang digunakan pelaku untuk kencan dengan pelaku, antara lain di Hotel Santika, Hotel Utomo, dan Hotel Merisa," katanya.
Kepada polisi, Agus Prasetyo (38) mengaku mengenal para korban melalui aplikasi Michat. Dia nekat membawa kabur motor milik korban lantaran tidak memiliki uang akibat lama menganggur.
Agus menyatakan, memilih sasaran para Pekerja Seks Komersial (PSK) karena mereka dianggap mudah ditipu serta diiming-imingi uang untuk diajak kencan.
"Saya baru tiga kali ini melakukan hal itu karena tidak punya uang, dan menganggur, sedang di rumah memiliki tiga anak yang butuh dihidupi," ujarnya. (*)
Baca juga: Beri Komentar Tak Pantas di Facebook terkait KRI Nanggala 402, Pemuda di Batang Diciduk Aparat
Baca juga: 733 Perusahaan di Kudus Belum Konfirmasi Sanggup Bayar THR, Ini Langkah Pemkab
Baca juga: Geruduk Polresta Banyumas, Perangkat Desa Minta Laporan Pemerasan Oknum LSM ke Kades Diusut Tuntas
Baca juga: Resep Puding Mangga, Bisa Dicoba untuk Takjil Buka Puasa Sore Nanti