Breaking News:

Berita Banyumas

Geruduk Polresta Banyumas, Perangkat Desa Minta Laporan Pemerasan Oknum LSM ke Kades Diusut Tuntas

Puluhan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Banyumas mendatangi Polresta Banyumas, Kamis (29/4/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Karangan bunga dari berbagai organisasi perangkat desa memenuhi halaman depan Polresta Banyumas, Kamis (29/4/2021). Karangan bunga ini bentuk dukungan mereka atas kasus pemerasan terhadap kades yang diduga dilakukan oknum LSM. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Puluhan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Banyumas mendatangi Polresta Banyumas, Kamis (29/4/2021).

Mereka datang untuk memberi dukungan atas kasus pemerasaan yang menimpa beberapa kades di Banyumas.

"Kami memberikan dukungan terhadap penanganan kasus pemerasan kades di Banyumas. Karena, sebetulnya, banyak sekali oknum LSM yang datang ke desa, memeras dan menakut-nakuti sehingga membuat kerja kami tidak tenang," ujar Ketua PPDI Banyumas, Slamet Mubarok di Polresta Banyumas, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Warga Indramayu Diamankan saat Melaju di Banyumas, Bawa Belasan Ribu Petasan Menuju Kebumen

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas saat Libur Lebaran, Dishub Banyumas Optimalkan 18 Kamera Pengawas

Baca juga: Loka POM Banyumas Temukan Teri Formalin, Hasil Sampel di Pasar Manis Purwokerto

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-17 di Banyumas, 29 April 2021

Aksi dukungan itu juga diwarnai penyerahan karangan bunga dari DPD Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Jateng di halaman depan Polresta Banyumas.

Karangan bunga itu bertuliskan, 'Terima Kasih Atas Atensi, Dukungannya dan Kerjasama untuk Bekerja Menegakan Kebenaran'.

Slamet mengatakan, pihaknya ingin menyatakan dukungan agar kasus pemerasan di kalangan aparat desa yang telah dilaporkan, segera diselesaikan secara tuntas.

Sebelumnya, beredar kabar lima kades di Banyumas yang mengalami pemerasaan oleh sebuah LSM.

Mereka adalah kades di Kecamatan Kemranjen, yakni Kades Petarangan, Kades Grujugan, Kades Sibalung, Kades Sibrama, dan Kades Karanggintung.

Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Timoteus Prayitnoutomo SH, mengatakan, lima kades tersebut, total telah menyerahkan uang Rp 375 juta kepada LSM yang dimaksud.

Atas tindakan dugaan pemerasaan tersebut, kemudian salah seorang kades, yaitu Kades Sibrama Wagiyah, melaporkan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mengaku pegiat antikorupsi, ke Polresta Banyumas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved