Rabu, 29 April 2026

Berita Semarang

Api Tiba-tiba Nyambar Pom Mini di Banyumanik Semarang, Dua Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Dua warga mengalami luka bakar terkena sambaran api saat kebakaran di pom mini di Jalan Grafika, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas Pemadam Kebakaran memadamkan api dari pom mini di sebuah warung di Jalan Grafika, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (26/4/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua warga mengalami luka bakar terkena sambaran api saat kebakaran di pom mini di Jalan Grafika, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (26/4/2021) sekira pukul 15.30 WIB.

Kejadian di tengah permukiman tersebut sempat membuat Warga panik lantaran takut api merembet ke rumah-rumah.

Petugas Damkar Kota Semarang berhasil memadamkan api menjelang petang sehingga api tak sampai merambat ke bangunan lain.

Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Trijoto P Sakti mengatakan, dua korban yang mengalami luka bakar dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, Wali Kota Semarang: Dipastikan Bukan Karena Uji Coba PTM

Baca juga: Apapun Alasannya, Ini Risiko Bila ASN Pemkot Semarang Nekat Mudik Lebaran: Tidak Terima TPP

Baca juga: Wali Kota Semarang Sidak Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul, Minta Kembalikan Uang Pungli Rp 300 Ribu

Baca juga: Pemkot Semarang Mulai Bangun Pos Penyekatan Pemudik di 9 Titik Perbatasan, Ini Lokasinya

Mereka adalah seorang wanita yang dilarikan ke Rumah Sakit Hermina.

Dan satu korban laki-laki dilarikan ke UGD RSUP Kariadi.

"Belum diketahui identitas para korban tersebut. Kerugian materiil berkisar 150 juta, " paparnya.

Berdasarkan informasi, kebakaran bermula saat pengendara motor hendak mengisi bensin.

Kala itu, motor yang hendak diisi bensin dalam keadaan menyala atau on.

Tiba-tiba, muncul api yang langsung melumat pom mini di warung tersebut.

Akibatnya, pengendara motor dan operator pom mini tersambar api.

"Satu unit (armada pemadam kebakaran) kami kerahkan untuk memadamkan api. Sekitar setengah jam, api sudah berhasil dipadamkan," ujar Trijoto.

Baca juga: Menhan Prabowo Subianto Juga Berduka, Ternyata Putra Sepupunya Adalah Prajurit KRI Nanggala 402

Baca juga: Capres Fiktif Asal Kudus Ini Bikin Meme KRI Nanggala 402: Saya Minta Maaf, Hanya Sebatas Guyonan

Baca juga: Jika Disesuaikan Target, Masih Kurang 11.000 Lansia, Capaian Vaksinasi Masih Rendah di Solo

Baca juga: Resmi, Alberto Goncalves Gabung Persis Solo, Pemain Naturalisasi Asal Brazil

Trijoto mengatakan, kebakaran di pom mini warung bukan sekali ini saja. Karena itu, dia mengimbau pemilik usaha agar menyediakan alat pengaman guna mencegah terjadinya kebakaran.

Sekaligus, memiliki bekal terkait evakuasi kebakaran yang mumpuni.

Tujuannya, ketika terjadi kebakaran, para pelaku usaha sudah mengerti penanganan pertama untuk mengatasi kebakaran dan bagaimana menghubungi petugas pemadam.

"Alangkah baiknya, pemilik usaha juga berinvestasi alat pemadam kebakaran. Semisal terjadi kebakaran, langsung bertindak melakukan penanganan partama," ujarnya.

"Sayangnya, pengusaha pom bensin mini kebanyakan tanpa rekomendasi untuk proteksi kebakaran. Padahal, risiko kebakaran besar sekali terjadi," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved