Pembelajaran Tatap Muka

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, Wali Kota Semarang: Dipastikan Bukan Karena Uji Coba PTM

Hendi menegaskan, Pemkot Semarang tidak mengejar target berapa banyak siswa yang bisa masuk sekolah mengikuti PTM.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI - Saat siswa SMP Negeri 2 Semarang mengikuti pembelajaran tatap muka, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan, ada beberapa guru dan siswa yang dilaporkan terpapar Covid-19.

Setelah ditelusuri, dia memastikan mereka bukan tertular saat pembelajaran tatap muka (PTM).

Mereka tertular terlebih dahulu sebelum PTM dilaksanakan.

Baca juga: Apapun Alasannya, Ini Risiko Bila ASN Pemkot Semarang Nekat Mudik Lebaran: Tidak Terima TPP

Baca juga: Wali Kota Semarang Sidak Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul, Minta Kembalikan Uang Pungli Rp 300 Ribu

Baca juga: Pemkot Semarang Mulai Bangun Pos Penyekatan Pemudik di 9 Titik Perbatasan, Ini Lokasinya

Baca juga: Emak-emak Warga Pandean Lamper Semarang Dijambret saat Menyapu Halaman, Pelaku Terekam CCTV

"Ada beberapa guru dan siswa yang Covid-19, tapi setelah dicek ketahuan saat masuk hari pertama dites antigen."

"Jadi, bukan tertular saat PTM, tapi mereka dari keluarganya sudah tertular terlebih dahulu sebelum PTM."

"PTM masih tetep oke," jelas Hendi, sapaan akrabnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/4/2021).

Saat ini, uji coba PTM tahap dua dimulai 26 April hingga dua pekan ke depan.

Ada 87 sekolah baik TK, SD, maupun SMP yang melaksanakan PTM.

Hendi menegaskan, Pemkot Semarang tidak mengejar target berapa banyak siswa yang bisa masuk sekolah mengikuti PTM.

Dia lebih menekankan sistem pendidikan era new normal dilaksanakan dengan baik melalui penerapan protokol kesehatan.

"Seminggu seorang siswa hanya bisa masuk 2-3 kali tidak apa-apa yang penting bisa interaksi di sekolah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri memastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat pada uji coba PTM tahap dua.

Pihaknya telah membentuk sejumlah tim untuk melakukan tinjauan ke 87 sekolah tersebut guna memastikan penerapan protokol kesehatannya.

Menurutnya, dalam sehari maksimal hanya 100 orang yang datang di setiap sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved